Suara.com - Bunuh diri merupakan penyebab kematian nomor dua di dunia pada orang muda usia 10 hingga 24 tahun. Dan menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS, CDC, bunuh diri merupakan penyebab kematian nomor 10 di dunia, di segala usia.
Dilansir dari CNN. tingkat kasus bunuh diri di AS telah meningkat 35 persen sejak 1999. Angka ini juga meningkat di seluruh dunia dengan hampir 800.000 orang yang meninggal setiap tahun karena bunuh diri. Bahkan, WHO memperkirakan ada kasus kematian bunuh diri setiap 40 detik.
Keinginan bunuh diri bisa menghampiri siapa saja, bahkan orang terdekat kita. Lalu, bisakah kita mencegah orang-orang dengan keinginan bunuh diri ini?
Bisa, salah satunya dengan mengenali ciri-ciri depresi yang mengarah pada keinginan bunuh diri. Berikut ini adalah ciri-ciri depresi yang harus kamu kenali dari orang-orang di sekitarmu.
1. Berbicara ingin mati atau bunuh diri
Kenali tanda-tanda ini, salah satunya jika seseorang terdekatmu ingin melakukan bunuh diri, bahkan sering membicarakan kematian. Ini adalah lampu merah bahwa ia membutuhkan pertolongan dengan segera.
2. Merasa putus asa dan tidak punya harapan untuk hidup
Tanda-tanda ini terjadi jika seseorang mengalami kenyataan yang tidak sesuai harapan. Atau mungkin dikecewakan oleh keadaan sehingga merasa putus asa dan tidak lagi memiliki harapan untuk hidup.
3. Menjadi beban orang lain
Selalu menyalahkan diri sendiri dan merasa tidak berguna, adalah beberapa tanda seseorang merasa dirinya menjadi beban bagi orang lain. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada depresi berat, bahkan keinginan untuk bunuh diri.
4. Menghabiskan sepanjang hari dengan tidur
Gejala ini biasa dialami oleh orang yang tak ingin melakukan apa-apa selain tidur. Jadi, amati jika ada orang di sekitarmu yang mengalami tanda-tanda seperti ini.
5. Menarik diri dan mengisolasi diri
Menarik diri menunjukkan bahwa orang tersebut tak ingin berinterkasi dengan orang lain. Ia begitu tenggelam dengan pikiran dan kesedihannya sendiri, sehingga tak ingin melakukan apapun.
Baca Juga: 7 Pola Pikir yang Menandakan Anda Mengidap Distimia
6. Konsumsi alkohol lebih banyak daripada biasanya
Alkohol kerap jadi pelarian bagi orang-orang yang depresi, karena membuat mereka bisa sejenak melupakan masalahnya. Jadi, waspadalah jika ada orang yang tiba-tiba mengonsumsi alkohol lebih sering daripada biasanya.
Nah, jika ada orang di sekitarmu yang menunjukkan tanda-tanda di atas, segeralah bantu mereka untuk keluar dari rasa depresinya. Kamu bisa menjadi teman curhat untuk meringankan bebannya, serta segera ajak dia menemui psikiater jika masalahnya terlalu berat dan tak bisa diatasi hanya dengan curhat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma
-
Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini
-
Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga
-
Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung
-
World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak
-
Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?