Suara.com - Beberapa orang dengan penyakit kesehatan mental, seperti bipolar, skizofrenia, dan lainnya, biasanya memiliki gejala gangguan proses pikir, yakni flight of ideas.
Menurut American Psychological Association, flight of ideas adalah jenis gangguan pikiran yang menyebabkan orang berbicara secara cepat dan mudah beralih antar gagasan.
Dari waktu ke waktu, kebanyakan orang menjadi bersemangat dan berbicara terlalu cepat atau beralih dari ide satu ke ide lain saat pikiran mereka dibanjiri hal tersebut.
Orang dengan gangguan pikiran ini cenderung tidak menyadari fakta bahwa mereka beralih dari subjek ke subjek, kerena setiap topik nampaknya saling berhubungan bagi mereka.
Setiap orang mengalami flight of ideas secara berbeda. Meski demikian, dilansir Medical News Today, ada beberapa gejala umum yang mungkin dialami mereka:
- Berbicara dan beralih secara cepat antara ide atau pemikiran yang tidak terhubung secara jelas.
- Dalam percakapan, tidak memberikan detail yang diperlukan agar orang lain dapat memahami bagaimana kata, pikiran, atau ide terhubung.
- Tidak memberikan informasi yang menunjukkan perubahan topik.
- Berbicara dengan cara yang tidak logis, tidak masuk akal, atau sulit diikuti atau dipahami.
- Bertindak sangat bersemangat, cemas, atau gugup.
Dalam kebanyakan kasus, flight of ideas disebabkan oleh mania, atau periode suasana hati yang meningkat, termasuk dalam tingkat energi, dan perilaku tidak menentu yang dapat terjadi pada penderita bipolar.
Selain itu, orang dengan psikosis juga dapat mengalami flight of ideas. Psikosis terjadi ketika seseorang mengalami kesulitan membedakan antara kenyataan dan halusinasi atau delusi.
Psikosis dapat terjadi dengan gangguan bipolar, skizofrenia, dan beberapa kondisi neurologis, seperti penyakit Alzheimer dan penyakit Parkinson.
Baca Juga: Tabrak Pesepeda hingga Mental, Polisi Usut Kasus Tabrak Lari Sopir Mercy
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?