Suara.com - Anda tentu pernah mengalami suatu malam ketika Anda tidak bisa tidur karena otak terlalu banyak berpikir atau overthinking. Memang hal ini dapat membuat kita tetap terjaga dan akan menganggu jam tidur kita.
Overthinking di malam hari sebagian besar bergantung pada otak yang memproses apa yang telah terjadi sepanjang hari.
Menurut terapis dan psikolog residen SIMBA Hope Bastine, penyebabnya karena kita tidak memiliki waktu dan ruang sepanjang hari untuk memproses apa yang terjadi, mengevaluasi serta memahaminya,
"Terkadang satu-satunya waktu kita dapat melakukannya adalah saat di tempat tidur," ujar Bestine, dilansir Netdoctor UK.
Ia melanjutkan, banyak pasiennya yang mengaku pikiran mereka mulai berputar-putar di kepala saat akan tidur.
"Itu seperti badai salju dan mereka tetiba teringat semua hal yang seharusnya mereka lakukan," lanjutnya.
Selain bagian otak tertentu, gadget atau gawai juga dapat berperan.
"Aktivitas gawai memicu gelombang otak beta yang terjadi saat kita waspada, penuh perhatian, terlibat dalam pemecahan masalah, pengambilan keputusan dan aktivitas mental yang terlibat. Dan ini bisa memicu kecemasan," sambungnya.
Karenanya, banyak pakar menyarankan untuk tidak bermain ponsel atau laptop beberapa waktu sebelum tidur untuk menghindari ketidakmampuan tidur.
Baca Juga: Sering Insomnia? 4 Makanan Ini Bisa Jadi Solusi Tidur Nyenyak
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus
-
Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar
-
Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?
-
Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan
-
Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis
-
Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat
-
Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi
-
Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang
-
Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia
-
Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?