Suara.com - Inggris diperkirakan akan menambah jumlah orang yang ditawari vaksinasi Covid-19 dalam beberapa hari mendatang. Minggu ini, sebanyak 4 juta rang ditargetkan mendapat vaksinasi Covid-19.
Jumlah itu dua kali lipat dari yang telah dicapai dalam setiap minggu baru-baru ini. Artinya, semua orang di atas usia 50-an akan diberi setidaknya satu dosis pada akhir bulan.
Hal tersebut juga akan membuat peluncuran vaksinasi NHS dua minggu lebih cepat dari jadwal. Peningkatan ini dimungkinkan oleh pengiriman besar vaksin Oxford-AstraZeneca dari Serum Institute di India, yang telah tiba dan lulus pemeriksaan keamanan.
Sejauh ini lebih dari 24 juta orang telah menerima dosis pertama vaksin Covid di Inggris. Sementara itu, tim vaksinasi sekarang sedang mengerjakan daftar prioritas orang-orang berusia 50-an dan orang dewasa yang lebih muda dengan disabilitas.
Setelah kelompok itu selesai, artinya kesembilan kelompok prioritas pada fase pertama program akan mendapatkan vaksin tersebut. Ada lebih dari 30 juta orang dalam kelompok ini, yang juga termasuk petugas kesehatan garis depan.
Prof Anthony Harnden, wakil ketua Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi, mengatakan program vaksinasi terbukti "sangat sukses".
"Sembilan kelompok prioritas pertama itu termasuk 99 persen dari semua rawat inap dan kematian, tentu saja dalam gelombang pertama pandemi, jadi kami merasa sangat optimis.
"Kami melihat penurunan yang sangat tajam dalam kematian dan rawat inap di seluruh negeri."
Inggris melaporkan 5.089 kasus baru Covid pada hari Senin, dengan 64 kematian baru lebih lanjut dalam 28 hari setelah tes virus korona positif.
Baca Juga: Vaksinasi Covid-19 di Bulan Ramadan, MUI Padang: Belum Ada Fatwa
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI