Suara.com - Beberapa wanita mungkin memiliki rambut di sekitar payudara. Mereka mungkin bertanya-tanya tumbuhnya rambut di sekitar payudara merupakan hal yang normal atau tidak.
Faktanya, Anda tidak perlu mengkhawatirkan pertumbuhan rambut di sekitar payudara. Karena, sekitar 30 persen wanita pasti memilikinya.
Pada dasarnya dilansir dari Health Shots, seluruh tubuh kita ditutupi dengan folikel rambut dan tujuan dari folikel rambut adalah menumbuhkan rambut.
Tapi, pertumbuhannya bisa berbeda-beda dari satu daerah ke daerah lain. Karena itu, memiliki folikel rambut di areola (lingkaran berpigmen di sekitar puting) adalah hal yang normal.
Dalam kebanyakan kasus, rambut puting susu merupakan hal normal. Tapi, pertumbuhan rambut yang lebih panjang, hitam dan mencolok ini juga bisa menandakan beberapa masalah kesehatan, seperti:
1. Fluktuasi hormon
Jika Anda memperhatikan pertumbuhan rambut gelap dan panjang di sekitar area puting, itu bisa jadi tanda perubahan hormonal.
Perubahan hormonal bisa terjadi karena berbagai alasan, mulai dari masa pubertas dan menstruasi hingga kehamilan dan menopause. Perubahan ini bisa memicu pertumbuhan rambut di mana pun, termasuk payudara.
2. Produksi testosteron berlebih
Baca Juga: China Izinkan Masuk Wisatawan Indonesia yang Sudah Disuntik Vaksin Sinovac
Beberapa wanita menghadapi ketidakseimbangan hormon yang mengakibatkan kelebihan produksi hormon pria seperti testosteron.
Testosteron yang berlebihan dapat menyebabkan pertumbuhan rambut di tempat-tempat tertentu, seperti puting.
Ketika tubuh wanita menghasilkan terlalu banyak testosteron dan tidak cukup estrogen untuk menyeimbangkannya, ia mungkin akan memiliki rambut di sekitar puting susunya.
3. PCOS
Dalam kasus tertentu, sindrom ovarium polikistik (PCOS) juga bisa menjadi pertanda sesuatu yang lebih serius pada tubuh. Pertumbuhan rambut yang berlebihan bisa berkaitan dengan PCOS, akibat ketidakseimbangan reproduksi.
Gejala PCOS meliputi menstruasi tidak teratur atau tidak sama sekali, pertumbuhan rambut wajah dan tubuh yang berlebihan, perubahan suasana hati, masalah kesehatan mental, kista ovarium, dan kesulitan hamil.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
- Syifa Hadju Anak Siapa? Ayah Kandung Dikabarkan Siap Jadi Wali Nikah
Pilihan
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
-
Profil Mohammad Jumhur Hidayat, Aktivis Buruh yang Kini Jadi Menteri Lingkungan Hidup
-
Prabowo Kocok Ulang Kabinet: Jumhur Hidayat Dilantik Jadi Menteri LH hingga Dudung Jabat Kepala KSP
-
Jumhur Hidayat Tiba di Istana Dikabarkan Jadi Menteri LH: Banyak Tugas, Harus Kerja Keras
Terkini
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak