Suara.com - Dari berbagai penelitian disebut Covid-19 bisa memengaruhi semua orang, tidak mengenal usia dan kondisi, termasuk bisa menginfeksi ibu hamil dan ibu menyusui. Hal itu tentu membuta ibu hamil dan menyusui merasa khawatir dengan kondisinya serta buah hatinya.
Berikut ini rangkuman fakta dan penjelasan seputar ibu hamil dan ibu menyusui terkait Covid-19, dari Ketua Satuan Tugas (Satgas) Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Prof. Zubairi Djoerban, mengutip Twitter, Kamis (25/3/2021).
1. Air Susu Ibu (ASI) tidak menularkan Covid-19
Banyak ibu khawatir saat positif Covid-19, tapi di saat yang bersamaan ia sedang menyusui lantas khawatir menularkan kepada anaknya. Sedangkan menurut Prof. Zubairi sampai saat ini belum ada temuan yang menunjukkan virus corona mengalir dalam ASI.
"Tapi, penelitian pada 101 bayi di New York mendapati, ada dua bayi terinfeksi Covid-19 dari ibu yang positif," papar Prof. Zubairi.
Sehingga beberapa ahli menyarankan ibu tetap memberlakukan protokol kesehatan saat menyusui sang buah hati, seperti memakai masker dan menjaga jarak. Berberapa juga menyarankan agar ibu tida menyusui langsung alias diperah.
"Ada dua pendapat. Ada yang membolehkan jika si ibu memakai masker, lalu mencuci tangan sebelum dan sesudah menyentuh bayi. Tapi ada juga pendapat ahli yang meminta ibu dijauhkan sementara dari bayinya," jelas profesor penyakit dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) itu.
2. Covid-19 tingkatkan risiko lahir prematur
Hingga saat ini belum ada laporan ibu hamil positif Covid-19 sebabkan bayi mengalami kecacatan. Namun berdasarkan laporan terbaru dari CDC (Centers for Disease Control and Prevention) AS menunjukkan bahwa Covid-19 memang terkait dengan kelahiran prematur.
"Ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 mempunyai risiko 25 persen lebih tinggi untuk memiliki bayi prematur," ungkap Prof. Zubairi.
3. Sebelum melahirkan disarankan tes Covid-19
Hal ini tidak hanya untuk melindungi ibu hamil dan janin, tetapi juga melindungi tenaga medis yang nanti melakukan perawatan saat ibu melahirkan, agar sama-sama mendapat kepastian dan perlindungan.
Baca Juga: Tak Menyusui, Apa Sebenarnya Fungsi Puting Susu pada Pria?
"Direkomendasikan untuk tes. Sebab, jika positif, tentu Sang Ibu akan membutuhkan perawatan khusus," tuturnya.
4. Positif Covid-19 saat hamil tidak perlu caesar
Operasi caesar diperuntukkan hanya untuk indikasi medis, seperti dalam kondisi darurat air ketuban pecah, bayi terlilit plasenta dan sebagainya. Ibu positif Covid-19 bukan jadi alasan operasi caesar harus dilakukan saat melahirkan.
"Operasi caesar diperlukan ketika dibenarkan secara medis dan memang ada indikasi-indikasi tertentu yang diputuskan oleh dokter kandungan," papar Prof. Zubairi.
5. Ibu menyusui tetap boleh mendapatkan vaksin Covid-19
Berdasarkan surat edaran Kementerian Kesehatan RI Nomor HK.02.02/11/368/2021 pada 11 Februari 2021 lalu, menyatakan bahwa ibu menyusui bisa diberikan vaksin Covid-19, serupa seperti kategori lansia, pengidap komorbid (penyakt penyerta), dan penyintas (orang yang sudah sembuh Covid-19).
Ini karena risiko suntikan vaksin Covid-19, tidak sebesar risiko ketika ibu menyusui terinfeksi Covid-19. Apalagi saat ibu menyusui positif Covid-19, maka gejalanya tidak bisa diprediksi bisa bergejala ringan, sedang, hingga berat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi
-
Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat
-
Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum
-
Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia