Suara.com - Banyak masyarakat senang ketika mendapatkan giliran Vaksin Covid-19. Kondisi itu membuat mereka ingin membagikan momen ketika tenagh divaksin Covid-19.
Tapi, sebelum berbagi selfie yang menyenangkan itu, sebaiknya jangan unggah kartu vaksin tersebut. Berbagai lembaga pemerintah dan video viral memperingatkan tentang risiko memposting gambar kartu vaksin secara online.
"Foto kartu vaksinasi Covid-19 tidak boleh dibagikan di media sosial. Mengeposkan konten yang menyertakan tanggal lahir Anda, detail perawatan kesehatan, atau informasi identitas pribadi lainnya dapat digunakan untuk mencuri identitas Anda," menurut Departemen Kesehatan AS. dan Layanan Kemanusiaan dilansir melalui womenshealth.
Kartu tersebut menunjukkan informasi sensitif secara medis yang pasti Anda tidak ingin beredar di internet untuk dilihat siapa pun. Semua detail tersebut di satu tempat membuat Anda rentan terhadap penipuan dan pencurian identitas.
Ada banyak penipu yang memanfaatkan permintaan vaksin Covid-19 dan mendapat manfaat dari pandemi. Mereka dapat menggunakan informasi di kartu itu bahkan hanya nama lengkap dan tanggal lahir untuk membuat kartu vaksinasi palsu, atau membuka kartu kredit atas nama.
Perlu diingat bahwa penawaran untuk membeli kartu vaksinasi Covid-19 adalah penipuan, menurut HHS. Bukti valid vaksinasi Covid-19 hanya tersedia dari penyedia resmi yang memberikan vaksin.
Alih-alih membagikan sertifikat vaksin kesehatan, kamu dapat memasang stiker vaksinasi sambil mengunggah selfie.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI
-
Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?
-
Hoops + Health Youth Basketball Festival 2026 Dorong Generasi Muda Hidup Sehat & Melek Finansial
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien