Suara.com - Vagina sebenarnya dapat menjaga kebersihannya sendiri. Tetapi terkadang baunya bisa lebih kuat atau tidak sedap, yang bisa menjadi tanda adanya masalah dalam kondisi kesehatannya.
Bau vagina bervariasi, tergantung posisi wanita tersebut dalam siklus bulanan. Misalnya bau vagina akan lebih kuat saat berada di pertengahan siklus, atau akan tercium bau logam saat sedang menstruasi.
Penyebab lainnya yang memengaruhi ketidakseimbangan pH vagina juga dapat mengakibatkan bau, dilansir Insider, seperti:
- Keringat
Kelenjar keringat di area vagina dapat menonjolkan bau kulit dan bakteri yang sudah ada. Ini normal dan tidak ada hubungannya dengan ketidakseimbangan pH.
- Hubungan seksual
Air mani dapat membuang tingkat bakteri di dalam vagina berkat pH yang lebih asam, menyebabkan bau yang lebih kuat.
- Tampon
Membiarkan tampon terlalu lama, terutama yang beraroma , juga dapat menyebabkan ketidakseimbangan pH karena meningkatnya bakteri.
Baca Juga: Bau Tidak Sedap di Vagina Bikin Tak Percaya Diri? Ini 5 Langkah Solusinya
- Bacterial vaginosis (BV)
Infeksi vagina yang paling umum dan dapat menyebabkan bau yang lebih kuat serta amis. Ini mungkin disertai dengan keluarnya cairan putih, kehijauan, atau abu-abu.
- Trikomoniasis
Penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit yang mengeluarkan cairan berbau busuk dan berwarna kuning, hijau, putih, atau abu-abu.
Jika seorang wanita merasakan vaginanya berbau lebih kuat disertai dengan keluarnya cairan, rasa terbakar, atau gatal, maka harus segera mencari perawatan medis.
Sebab, itu bisa menjadi tanda penyakit tertentu, sepeti infeksi bakteri atau penyakit menular seksual.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Hasil Investigasi KKI: 92% Konsumen Keluhkan Galon Tua, Ternyata Ini Dampak Buruknya bagi Tubuh
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya
-
Pemulihan Optimal Setelah Operasi Dimulai dari Asupan Nutrisi yang Tepat
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini