Suara.com - Sebuah studi yang dipimpin oleh para peneliti di UCLA dan Children’s Hospital Los Angeles telah menunjukkan bahwa kombinasi dari perubahan pola makan dan olahraga ringan dapat meningkatkan hasil kelangsungan hidup bagi mereka yang menderita leukemia limfoblastik akut. Penyakit tersebut adalah jenis kanker anak yang paling umum.
Melansir dari Healthshots, temuan penelitian ini telah dipublikasikan di jurnal American Society of Hematology's Blood Advances.
Para peneliti menemukan bahwa pasien yang mengurangi asupan kalori mereka sebesar 10 persen atau lebih dan mengadopsi program olahraga sedang segera setelah diagnosis rata-rata 70 persen lebih kecil kemungkinannya untuk memiliki sel leukemia yang tertinggal setelah sebulan kemoterapi.
Sel kanker yang tertinggal di sumsum tulang lebih mungkin ditemukan pada individu yang kelebihan berat badan. Hal ini dikaitkan dengan kelangsungan hidup yang lebih buruk dan risiko kambuh yang lebih tinggi.
"Tetapi bahkan dengan perubahan ringan dalam pola makan dan olahraga ini sangat efektif dalam mengurangi kemungkinan terkena leukemia yang terdeteksi di sumsum tulang," kata penulis senior Dr Steven Mittelman, kepala endokrinologi pediatrik di UCLA Mattel Children's Hospital dan anggota dari UCLA Jonsson Comprehensive Cancer Center.
“Kami berharap intervensi akan meningkatkan hasil, tetapi kami tidak tahu itu akan efektif,” kata Mittelman.
Peneliti menegaskan bahwa studi ini adalah uji coba pertama yang menguji intervensi diet dan olahraga untuk meningkatkan hasil pengobatan dari kanker masa kanak-kanak.
“Ini adalah bukti konsep yang menarik yang mungkin memiliki implikasi besar untuk kanker lain juga,” kata peneliti utama dan penulis utama Dr Etan Orgel, Direktur Layanan Perawatan Dukungan Medis di Institut Penyakit Kanker dan Darah di Rumah Sakit Anak Los Angeles.
Baca Juga: Perlu Tahu, Bahaya Istirahat dengan Pakaian Olahraga Basah karena Keringat
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?
-
Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat
-
Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik
-
Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien
-
Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak