Suara.com - Selain meluangkan waktu untuk diri sendiri, cara lain untuk mengurangi stres dan kadar kortisol adalah mengonsumsi makanan tertentu. Dalam hal ini, asupan yang bisa menekan hormon stres atau hormon kortisol adalah makanan yang sarat dengan vitamin C.
Melansir dari Eat This, beberapa makanan berikut dianggap sebagai vitamin C yang baik untuk dikonsumsi. Beberapa asupan kaya vitamin C yang bisa Anda konsumsi saat stres melanda antara lain:
1. Buah ceri
Setiap satu cangkir buah ceri atau 15 mg mengandung 25 persen kebutuhan harian vitamin C yang direkomendasikan. Ceri juga memiliki kandungan melatonin yang mengobati masalah tidur.
2. Asparagus
Kandungan vitamin C dalam 1 cangkir asparagus rebus atau 13,8 mg memenuhi 23 persen kebutuhan vitamin C harian Anda. Sayuran diuretik ini juga salah satu sumber triptofan nabati teratas. Triptofan adalah asam amino yang berfungsi sebagai dasar untuk stimulasi serotonin (hormon rasa senang).
Ketika tubuh memproduksi lebih banyak serotonin, asupan ini dapat meningkatkan suasana hati Anda. Asparagus juga mengandung folat yang tinggi, nutrisi yang dapat melawan depresi.
3. Buah blueberry
Kandungan vitamin C dalam 1 cangkir atau 14,4 mg buah blueberry memenuhi 24 persen kebutuhan vitamin C harian. Blueberry mekawan kortisol, meningkatkan kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, melawan radikal bebas, dan mengurangi rasa lapar.
Baca Juga: LIlin Aromaterapi Bisa Meredakan Stres, Tapi Tidak Jika Dicampur Wewangian
4. Tomat
Satu cangkir tomat yakni 10,2 mg memenuhi 34 persen kebutuhan harian. Tomat memiliki tingkat polifenol dan vitamin C yang lebih tinggi untuk melawan penyakit.
5. Ubi Jalar
Kandungan vitamin C pada 1 ubi jalar besar (panggang) atau 35,3 mg memenuhi 59 persen kebutuhan harian vitamin C. Ubi jalar juga dikenal rendah indeks glikemik sehingga baik untuk kesehatan secara keseluruhan.
Tak hanya itu, ubi jalar dikemas dengan antioksidan kuat yang menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan resistensi insulin yang mencegah kalori diubah menjadi lemak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem