Suara.com - Masker memainkan peran yang sangat penting dalam mencegah penularan Covid-19. Bahkan ketika Anda memilih masker yang tepat, penularan virus corona bisa dicegah hingga lebih dari 90 persen.
Melansir dari Healthshots, masker berlapis yang dipasang dengan benar memblokir 84 persen partikel yang dikeluarkan oleh seseorang yang memakainya. Sementara jika dua orang yang mengenakan jenis masker ini, dapat mengurangi penularan hingga hampir 96 persen.
Para ilmuwan dari Georgia Institute of Technology di Amerika Serikat mengatakan jenis bahan, kekencangan yang pas, dan jumlah lapisan kain yang digunakan dapat secara signifikan memengaruhi risiko paparan terhadap virus corona baru. Studi ini telah diterbitkan dalam jurnal Aerosol Science and Technology.
Studi tersebut mengukur efisiensi filtrasi partikel submikron ultrasmall yang melewati berbagai bahan yang berbeda.
"Partikel submikron dapat bertahan di udara selama berjam-jam hingga berhari-hari tergantung pada ventilasi, jadi jika Anda memiliki ruangan yang tidak berventilasi atau berventilasi buruk maka partikel kecil ini dapat bertahan di sana untuk jangka waktu yang sangat lama," kata Nga Lee (Sally) Ng, salah satu penulis studi dari Institut Teknologi Georgia.
Dalam penelitian tersebut, para ilmuwan menguji 33 bahan berbeda yang dapat diakses secara komersial, termasuk kain tenun satu lapis seperti katun dan poliester tenunan, kain campuran, bahan berbasis selulosa, dan bahan yang biasa digunakan di rumah sakit.
"Kami belajar bahwa ada banyak variabilitas dalam kinerja filtrasi bahkan dalam jenis material yang sama," kata Ng.
Menurut para ilmuwan, bahan yang tersedia secara komersial memberikan tingkat penolakan partikel submikron yang dapat diterima sambil tetap mempertahankan hambatan aliran udara yang mirip dengan masker bedah.
Untuk masker buatan sendiri, para ilmuwan menemukan bahwa bahan dengan kinerja terbaik adalah tirai anti tembus pandang yang tersedia secara komersial dan bungkus sterilisasi yang banyak digunakan untuk mengemas instrumen bedah.
Baca Juga: Azis Syamsuddin Soroti Realisasi Vaksin untuk Lansia yang Masih Rendah
Bahan rajutan longgar, kain batting, flanel, berbulu domba harus dihindari untuk membuat masker.
Sementara masker berlapis-lapis bekerja jauh lebih baik daripada sampel satu lapis, para ilmuwan mengatakan orang juga harus memperhatikan pernapasan mereka. Mereka menekankan bahwa pemasangan masker juga penting karena partikel dapat dengan mudah keluar melalui celah di hidung atau melalui samping.
Berdasarkan analisis, para ilmuwan mengatakan bahwa masker yang dipasang dengan benar dan berlapis-lapis menolak 84 persen partikel yang dikeluarkan oleh pemakainya sementara transmisi partikel berkurang hingga 96 persen ketika masker tersebut dikenakan oleh dua orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
Terkini
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua