Suara.com - Aktris Audi Marissa mengumumkan kabar mengejutkan perihal kehamilannya melalui akun Instagram pribadinya. Tadi malam, Rabu (7/4/2021), istri dari Anthony Xie ini melahirkan putra mereka secara prematur di usia kehamilan yang baru menginjak 31 minggu 4 hari.
Perempuan berusia 25 tahun tersebut mengatakan sangat bersyukur bayi yang diberi nama Anzel Maverick Xie tersebut memiliki organ yang baik dan bagus. Namun, saat ini, kata Audi, Anzel masih harus terus dipantau di ruang NICU.
"Jadi mama belum bisa peluk langsung. Ohya ini photo USG beberapa jam sebelum lahir. Maaf om tante online belum bisa kasih liat keadaan Bao Bao sekarang karena masih dirawat dalam inkubator," ungkap dia dalam keterangan fotonya.
Dalam unggahannya Audi juga meminta doa pada para pengikutnya agar buah cintanya tersebut bisa segera sehat, agar mereka bisa membawanya pulang dan merawat Anzel secara langsung.
Audi juga berterimakasih pada sang suami yang terus mendukungnya dan menjadi suami yang siap siaga kala dibutuhkan. Bahkan, kata bintang film 'Udah Putusin Aja!' ini, Anthoni bisa membuatnya tenang di tengah kepanikannya harus melahirkan lebih cepat.
Meski Audi belum menjelaskan secara rinci penyebab dirinya harus melahirkan secara prematur, namun ia bercerita jika sehari sebelum melahirkan dirinya harus dibawa ke IGD. Melihat kondisi darurat ini. dokter pun langsung memutuskan mengambil tindakan operasi caesar demi keselamatan ibu dan bayi.
Dikutip Hello Sehat, kelahiran prematur terjadi saat tubuh lebih cepat siap untuk melahirkan. Padahal, kandungan belum mencapai usia 37 minggu dan bayi belum siap untuk keluar dari rahim.
Normalnya, bayi lahir di usia 40 minggu karena di usia itulah semua organ bayi sudah matang sehingga siap untuk dilahirkan.
Ada beberapa faktor yang mungkin berperan dalam memicu kontraksi pada rahim dan membuat leher rahim melebar sebelum waktunya bayi siap untuk keluar dari kandungan ibu.
Baca Juga: Lagi Hamil Besar, Audi Marissa Emosi Dituduh Begini
Apa saja penyebab bayi lahir secara prematur? Berikut faktor penyebab yang dapat meningkatkan risiko melahirkan prematur, di antaranya adalah:
1. Mengalami komplikasi saat kehamilan
Komplikasi kehamilan seperti preeklampsia dan diabetes gestasional bisa menjadi penyebab bayi lahir prematur.
Tidak hanya itu, masalah pada plasenta seperti plasenta previa dan abruptio plasenta juga bisa menyebabkan bayi lahir prematur.
Plasenta previa terjadi ketika plasenta menempel pada bagian bawah rahim. Sementara abruptio plasenta adalah kondisi saat plasenta terlepas seluruhnya atau sebagian sebelum bayi lahir
2. Berat badan saat hamil tidak memenuhi standar
Meskipun hampir setengah dari wanita mengalami kenaikan berat badan terlalu berlebih selama kehamilan, 21 persen nya justru kurang dari berat ideal. Hal ini merujuk pada sebuah studi dalam jurnal Obstetrics and Gynecology.
Bukti menunjukkan bahwa berat badan sebelum kehamilan yang rendah berkaitan dengan peningkatan risiko kelahiran prematur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 5 HP Murah 5G di Bawah Rp2 Juta, Koneksi Kencang untuk Multitasking
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan
-
Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari
-
Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit
-
Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya
-
Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD