Suara.com - Saat pandemi Covid-19, masker adalah benda vital yang harus selalu digunakan saat keluar rumah untuk mengurangi risiko penularan. Namun jika kualitas masker yang digunakan buruk, maka risiko terpapar virus jadi semakin besar.
Beruntungnya, kini para produsen masker bisa menguji kualitas masker medis di Institut Teknologi Bandung (ITB) melalui Laboratorium Kualitas Udara (LKU), Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan (FTSL).
"Kita Kami mencoba untuk berkontribusi pada proses standarisasi masker. Kita Pengujian masker ini merupakan salah satu bentuk pengabdian kepada masyarakat oleh LKU FTSL ITB," ujar Kepala Laboratorium Kualitas Udara FTSL ITB, Dr. Ir. Adyati Pradini Yudison, berdasarkan siaran pers ITB kepada suara.com, Rabu (7/4/2021).
Salah satu yang patut diacungi jempol, ternyata alat uji masker ini dirakit sendiri oleh peneliti ITB sekaligus Manajer Teknis di LKU, Ir. Haryo Satriyo Tomo, S.T., M.T, yang mengaku sedang menunggu hasil pengajuan proses akreditasi parameter uji masker buatannya.
Terdapat 3 parameter pada pengujian masker di LKU ITB ini, yaitu pertama uji efektivitas filtrasi bakteri (BFE) untuk mengetahui sejauh mana masker menyaring bakteri dan mikroorganisme lainnya.
Kedua, pengujian efektivitas filtrasi partikel (PFE) untuk mengetahui daya saring partikel. Ketiga, pengujian daya tekan (untuk mengetahui sejauh mana masker nyaman digunakan dan tidak membuat sulit bernapas).
Meski akreditasi sedang diproses, namun sudah banyak perusahaan yang mengajukan permintaan pengujian dari dalam negeri.
"Apabila tidak sesuai dengan standar, banyak perusahaan meningkatkan kualitasnya dan melakukan pengujian kembali. Saya rasa keberadaan alat pengujian masker ini sangatlah berkontribusi pada pencegahan penyebaran Covid-19," terang Haryo.
Tidak hanya produsen masker kelas atas, pengujian masker di LKU ITB ini juga terbuka untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk memeriksakan produk masker buatannya, agar kualitas produk lokal lebih terjamin.
Baca Juga: Studi: Masker Berlapis Lebih Efisien dalam Menyaring Partikel Virus
Bahkan lab uji masker ini pernah jadi andalan untuk menguji masker dari tim Satgas Covid-19, saat menjalankan program bagi-bagi masker untuk masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- 4 Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
- 4 Sepatu Lari Lokal Harga Rp100 Ribuan dengan Ulasan Terbaik, Pas Buat Jogging
- Mengenal Sosok Alexandra Askandar, Bankir Perempuan Berpengaruh di Jajaran Top Level BUMN
Pilihan
-
Dasco Pagi-pagi Kumpulkan Menkeu Purbaya dan Gubernur BI di DPR, Evaluasi Ekonomi
-
Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
Terkini
-
Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak
-
Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya
-
Etawanesia dan Etawalin: Rekomendasi Susu Kambing Etawa Unggulan, Paling Diminati 2 Tahun Terakhir
-
Jangan Anggap Sepele Payudara Nyeri Saat Menyusui, Mastitis Bisa Berujung Operasi Abses
-
Mengenal Rontgen Gigi 3D: Teknologi yang Bantu Diagnosis Lebih Akurat dan Cepat
-
World Milk Day 2026: Perjalanan Peternak Menjaga Kualitas Nutrisi Segelas Susu
-
2 Susu Kambing Etawa untuk Mendukung Pemenuhan Nutrisi Penderita Saraf Kejepit
-
Bukan Cuma Perempuan, Faktor Pria Capai 30 Persen Kasus Infertilitas di Indonesia
-
Ribuan Sekolah Bergerak, Kesadaran Membangun Budaya Hidup Sehat Kian Menguat
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup