Suara.com - Selama 25 tahun, Brittany Jacobs tidak tahu dia memiliki dua vagina - sampai dia melahirkan.
"Oh sayang, kamu punya dua vagina, dua serviks, dan dua rahim," seorang perawat akhirnya memberitahunya saat Jacobs sedang dalam proses melahirkan anak pertamanya.
Perempuan berusia 26 tahun kemudian mengunggah video itu ke ke Tiktok dan viral serta telah lebih dari 2,7 juta kali.
Meski Jacobs tidak menyadari bahwa ia memiliki anatomi ganda, dia telah memperhatikan bahwa ada sesuatu yang tidak beres di bagian bawahnya.
Jacobs pertama kali menyadari sebagai seorang gadis muda bahwa dia memiliki dua celah.
"Saya selalu percaya itu adalah selaput dara saya, dan seiring bertambahnya usia, saya pikir itu sangat sulit dan mungkin akan patah suatu hari nanti," katanya kepada BuzzFeed.
Dia juga memiliki tanda lain bahwa tubuhnya unik. Meskipun menganggap dirinya memiliki "toleransi rasa sakit yang sangat tinggi," dia selalu mengalami mesntruasi yang menyiksa.
Bahkan ia mengaku sangat buruk sehingga membuatnya akan menangis. Jacobs memposting kabar tersebut sebagai tanggapan atas klip prompt pengguna TikTok lainnya yang bertanya, "Apa yang benar-benar diabaikan oleh dokter Anda ketika jelas ada sesuatu yang salah?"
Dia mengalami pendarahan melalui tampon hanya dalam beberapa menit, seks sangat menyakitkan dan kram menstruasinya melemahkan. Tetapi dokternya tidak pernah memberi tahu dia bahwa dia berbeda, jadi dia menerima ketidaknyamanan sebagai bagian dari kehidupan.
Baca Juga: Atta Halilintar Dikecam Komnas Perempuan, Gegara Ingin Punya 15 Anak
Perawat persalinannya adalah profesional medis pertama yang memberi tahu Jacobs tentang anatomi uniknya. Masalahnya kemungkinan besar suatu kondisi yang disebut uterus didelphys, atau uterus ganda, yang bukan kejadian langka.
“Pada dasarnya, semua ginekolog yang menjadi tua melihat beberapa pasien dengan penyakit ini dalam hidup mereka,” profesor klinis dari Fakultas Kedokteran Universitas Yale Dr. Mary Jane Minkin mengatakan kepada BuzzFeed.
"Pesan yang saya bawa pulang adalah Anda tidak aneh, Anda tidak aneh, dan menurut definisi: Jika saya telah melihat sesuatu beberapa kali, itu tidak jarang."
Kondisi tersebut terkadang dapat mempersulit kemampuan reproduksi dan menyebabkan masalah ginjal, tambah Dr. Minkin. Dalam kasus Jacobs, dokter persalinannya memotong septum yang memisahkan kedua vaginanya - “artinya sekarang saya hanya memiliki satu lubang” - sehingga dia bisa melahirkan
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala