Suara.com - Saat bekerja di rumah atau di kantor, Anda mungkin bisa duduk selama 8 jam sehari. Hal ini yang tentu akan mengganggu kesehatan baik fisik maupun mental.
Melansir dari Medicinenet, untuk mengurangi risikonya American Heart Association (AHA) meluncurkan inisiatif yang disebut Move More.
"Bagi kebanyakan dari kita, rutinitas harian kita menjadi lebih tidak aktif selama setahun terakhir karena pandemi, membuatnya semakin penting untuk menemukan cara untuk meningkatkan aktivitas fisik di zaman kita," kata Dr. Eduardo Sanchez, kepala pusat pencegahan medis AHA.
"Setiap gerakan lebih baik daripada tidak ada gerakan dan lebih banyak lebih baik. Bahkan istirahat kecil dari aktivitas sepanjang hari akan bermanfaat bagi kesehatan dan mengurangi stres," kata Sanchez dalam rilis berita AHA.
Berikut tips lebih aktif secara fisik rekomendasi AHA, antara lain:
- Untuk menghindari ketidakaktifan yang berkepanjangan, setel pengingat untuk bergerak selama lima menit beberapa kali sehari.
- Temukan lebih banyak cara untuk turun dari sofa. Misalnya, berjalan-jalan di sekitar rumah atau melakukan push-up. Jika Anda memiliki hewan peliharaan, istirahatlah untuk bermain atau berjalan-jalan di luar. Pekerjaan aktif seperti menyedot debu dan membereskan barang-barang yang berantakan juga membantu.
- Kurangi waktu layar. Jadwalkan waktu setiap hari bagi seluruh keluarga untuk melepas penat dan beristirahat sejenak. Berjalan-jalan, mainkan permainan petak umpet atau putar musik favorit Anda untukmenari.
- Bergerak lebih banyak saat bekerja di rumah. Cobalah untuk mengurangi waktu kerja sebanyak lima menit jika memungkinkan dan gunakan waktu untuk melakukan latihan kekuatan dasar seperti squat atau crunch, pindah ke bagian lain rumah Anda untuk melakukan peregangan atau berdiri sesekali selama bekerja.
- Temukan jenis olahraga yang Anda sukai dan yang sesuai dengan jadwal Anda.
AHA merekomendasikan orang dewasa untuk mendapatkan setidaknya 150 menit seminggu aktivitas aerobik intensitas sedang seperti jalan cepat atau berkebun atau 75 menit aktivitas aerobik intensitas tinggi seperti berlari atau menari aerobik.
AHA juga merekomendasikan dua hari aktivitas penguatan otot intensitas sedang hingga tinggi setiap minggu, seperti pelatihan ketahanan.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi