Suara.com - Saat ini semua orang sudah tergantung dengan penggunaan gadget, baik untuk komunikasi, urusan pekerjaan atau pendidikan. Gadget atau smartphone ini memang membantu mempermudah kita menyelesaikan banyak pekerjaan.
Tapi, beberapa orang mungkin menjadi lebih kecanduan menggunakan gadget hingga tidak bisa berhenti menggunakannya. Bahkan, hampir semua orang pasti tidak pernah melewatkan satu hari tanpa menggunakan gadget.
Padahal kecanduan atau penggunaan gadget terus-menerus ini bisa menyebabkan cedera hingga berdampak buruk pada kesehatan. Berikut ini dilansir dari Bright Side, 5 efek penggunaan gadget.
1. Luka bakar
Kebiasaan tidur dengan ponsel di bawah bantal sambal mengisi daya atau tidak bisa meningkatkan risiko ledakan yang berpotensi menyebabkan luka bakar. Jika Anda memiliki kebiasaan ini, lebih baik menghindarinya dari sekarang.
2. Masalah penglihatan
Keseringan menatap layar ponsel bisa meningkatkan risiko ketegangan mata, sakit kepala, mata kering dan penglihatan kabur. Kondisi ini disebut computer vision syndrome (CVS). Anda bisa menggunakan lensa khusus untuk kacamata atau lensa kontak untuk mencegah gejalanya.
3. Peradangan ibu jari
Peradangan pada tendon di ibu jari bisa menyebabkan nyeri di sekitar ibu jari atau sensasi bunyi klik. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh ukuran ponsel yang lebih kecil,
Baca Juga: Ahli Khawatir Varian Baru Virus Corona India Kebal dari Vaksin Covid-19
Anda bisa melakukan tindakan pencegahan dengan menggunakan aksesori untuk mengatasi ketegangan pada jari kelingking ketika memegang ponsel. Selain itu, hindari memegang ponsel dalam posisi vertikal terlalu lama.
4. Kram jari
Kebiasaan memegang ponsel terlalu lama juga akan menyebabkan kram jari atau nyeri otot.
Anda bisa mencegah kondisi ini dengan mengubah posisi ponsel terus-menerus, memakai headset saat menelepon seseorang, lakukan peragangan telapak tangan dan kompres tangan menggunakan air hangat atau dingin.
5. Kelingking bengkok
Kebiasaan menggunakan ponsel tanpa jeda bisa menyebabkan cedera pada jari kelingking, seperti membengkak. Meskipun kondisi ini tergolong masih wajar. Tetapi, kebiasaan buruk ini bisa menyebabkan lengan dan jari tegang hingga kerusakan saraf bila dibiarkan terus-menerus.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus