Suara.com - Beberapa orang mungkin memiliki kebiasaan makan di meja. Tapi, kebiasaan makan di meja makan dengan meja kerja atau meja belajar tentu berbeda.
Makan di meja kerja atau belajar justru bisa menyebabkan masalah kesehatan dan membuat Anda bekerja lebih lambat serta kurang efisien. Sayangnya, banyak orang belum menyadari dampak buruk makan di meja kerja ini.
Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa masalah kesehatan yang mungkin terjadi karena makan di meja kerja atau meja belajar.
1. Membuat stres
Makan siang di meja bisa membuat akan stres dan kelelahan, Apalagi makan di meja yang sama untuk kerja atau belajar. Karena, otak Anda butuh istirahat sejenak ketika makan untuk membantu meningkatkan konsentrasi dan suasana hati. Sehingga kinerja akan meningkat dan Anda lebih bahagia ketika kembali bekerja.
2. Menyebabkan masalah kesehatan
Makan di meja kerja juga bisa menyebabkan serangkaian masalah kesehatan, seperti mengembangkan masalah jantung dan mengurangi aliran darah di kaki yang bisa menyebabkan masalah kardiovaskular.
Karena berkurangnya aliran darah di kaki, Anda juga berisiko terkena varises. Sehingga, mengatur waktu untuk bangun dan berjalan-jalan selama beberapa menit bisa membantu meningkatkan kesehatan jangka panjang.
3. Menurunkan produktivitas
Baca Juga: Sekarang Anak Lebih Berisiko Terkena Virus Corona, Waspadai 2 Kondisi Ini
Anda mungkin berpikir makan di meja kerja bisa menghemat waktu dan Anda bisa sembari menyelesaikan tugas. Faktanya sebaliknya, Anda justru akan membutuhkan waktu lebih lama untuk menyelesaikan keduanya. Selain itu, makan di meja kerja bisa menurunkan kapasitas otak untuk memprioritaskan tugas yang paling penting.
4. Meningkatkan berat badan
Orang akan cenderung makan lebih banyak ketika melakukannya sambil beraktivitas, seperti bekerja atau belajar. Pada akhirnya, kebiasaan makan di meja ini bisa meningkatkan berat badan.
Cara mencegahnya, Anda bisa fokus pada makanan yang dikonsumsi dan istirahat sejenak dari pekerjaan Anda. Bahkan bermakin ponsel saat makan juga termasuk gangguan.
5. Terpapar banyak bakteri
Banyak kuman menempel di tempat kerja yang 400 kali lebih berbahaya daripada bakteri di dudukan toilet. Ada Penelitian menunjukkan 27 persen dari semua bakteri di meja kerja ini terletak di bagian keyboard dan bisa menyebar ke permukaan lain, seperti mouse, ponsel, dan meja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala
-
Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak
-
Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami
-
Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter
-
Bukan Sekadar Main Kartu, Domino Kini Diakui sebagai Olahraga Pikiran