Suara.com - Hingga kini virus corona masih terus menyebar dan jumlah orang yang terinfeksi makin bertambah. Bahkan anak disebut kelompok yang paling rentan.
Sementara itu, pola makan yang buruk bisa berisiko tinggi terkena penyakit jantung bahkan hingga kematian. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com. Berikut ini berita terpopuler lainnya.
1. Sekarang Anak Lebih Berisiko Terkena Virus Corona, Waspadai 2 Kondisi Ini
Sejak terjadinya gelombang kedua dan munculnya berbagai macam varian baru virus corona Covid-19, anak-anak dan orang usia muda menjadi kelompok yang dianggap paling berisiko daripada sebelumnya.
Di India sendiri, anak-anak dianggap sebagai penyebar virus corona Covid-19. Sebuah laporan pun mengungkapkan bahwa banyak anak usia 0 hingga 19 tahun dirawat di rumah sakit karena virus corona Covid-19.
2. Awas! Pola Makan Ini Bersiko Kena Penyakit Jantung Hingga Kematian
Pola makan seorang setiap hari sedikit banyak akan mempengaruhi kondisi tubuh. Oleh sebab itu penting memiliki pola makan yang sehat.
Karena menurut penelitian yang diterbitkan oleh BMC Medicine, sejumlah pola makan tertentu bisa menyebabkan penyakit jantung bahkan hingga kematian.
Baca Juga: Larangan Mudik Diperketat Mulai 22 April, Satgas Covid-19: Cegah Curi Start
3. Tingkatkan Kekebalan secara Alami, Konsumsi 5 Makanan Tinggi Zinc Berikut
Zinc adalah mineral penting yang meningkatkan kekebalan dan dapat ditemukan secara alami di beberapa jenis makanan. Zinc memainkan peran penting dalam aktivitas katalitik berbagai enzim dan meningkatkan fungsi kekebalan, sintesis protein, penyembuhan luka, sintesis DNA, dan pembelahan sel.
Melansir dari Healthshots, mineral ini juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan normal selama kehamilan. Padahal, asupan zinc setiap hari dibutuhkan untuk menjaga indera perasa dan penciuman yang tepat.
4. Update Covid-19 Global: Asia Catat Lonjakan Kasus Terparah
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?