Suara.com - Tidak ada keraguan bahwa makanan menjadi bahan bakar tubuh untuk memenuhi aktivitas sehari-hari, terutama untuk perempuan yang harus merawat bayi baru lahir dan menyusui setelah persalinan.
Dilansir Okadoc, perempuan hamil biasanya memikirkan semua detail yang diperlukan tentang bayi, tetapi cenderung mengabaikan pentingnya makanan pertama tepat setelah melahirkan.
Apakah ingin menurunkan berat badan yang bertambah, makan sehat untuk mendapatkan lebih banyak energi, atau meningkatkan laktasi, penting untuk mengetahui apa yang harus dimakan.
Jika Anda tidak tahu harus makan apa, berikut beberapa makanan cepat, mudah namun sangat sehat dan bermanfaat untuk Anda.
1. Salmon
Seperti minyak ikan lainnya, salmo tinggi DHA, salah satu bentuk lemak. DHA penting untuk pertumbuhan sistem saraf bayi. DHA ditemukan pada ASI, tetapi dengan kadar yang lebih tinggi pada ASI perempuan yang mengonsumsi lebih banyak DHA dalam makanannya.
2. Oatmeal
Oatmeal adalah karbohidrat lembut yang relatif hambar. Oatmeal juga dikenal sebagai galactagogue, yang membantu meningkatkan produksi ASI.
3. Telur
Baca Juga: Tidak Ingin Perut Kembung? Sebaiknya Hindari 6 Makanan Ini
Telur adalah cara serbaguna untuk memenuhi kebutuhan protein secara teratur. Sarapan, makan siang, atau makan malam, telur orak-arik, aduk satu atau dua telur rebus di atas salad, atau makan telur dadar.
Pilih telur yang diperkaya DHA untuk meningkatkan jumlah asam lemak penting ini dalam susu Anda. Produk susu rendah lemak produk olahan susu memiliki peran utama dalam pola makan pasca persalinan dan menyusui yang sehat. Mereka adalah salah satu sumber kalsium terbaik, selain menyuplai protein dan vitamin B.
Jika Anda menyusui, ASI mengandung kalsium tinggi, yang membantu perkembangan tulang bayi Anda. Anda bisa mengonsumsi salah satu produk favorit Anda seperti yogurt, susu, atau keju.
4. Kurma
Mengonsumsi kurma segera setelah lahir, mengurangi masalah kehilangan darah dan pendarahan secara substansial. Kurma juga merupakan sumber gula rafinasi yang bagus, yang dapat membantu Anda mendapatkan kembali energi dengan cepat setelah persalinan.
5. Sup Ayam
Wanita menyusui rata-rata membutuhkan satu liter cairan ekstra sehari dibandingkan wanita yang tidak menyusui. Itulah mengapa meski Anda minum air dalam jumlah yang tepat mungkin saja tidak cukup.
Sup ayam adalah makanan pascapersalinan yang ideal. Kaldu yang menghidrasi dan asin secara alami mengisi kembali elektrolit, sementara mi sarat karbohidrat yang hambar memudahkan Anda untuk makan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Bukan Sekadar Kenyang, Ahli Gizi Ingatkan Pentingnya Nutrisi Seimbang untuk Menjaga Kualitas Hidup
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian