Suara.com - Pemerintah Tokyo baru saja mengonfirmasi pasien pertama yang terinfeksi varian virus corona mutan ganda, yang berkontribusi pada lonjakan tajam kasus Covid-19 di India dalam beberapa pekan terakhir.
Gubernur Tokyo Yuriko Koike, pada 26 April lalu, mengatakan bahwa infeksi ini menyerang seorang wanita berusia 80-an, yang keluar dari rumah sakit awal bulan ini.
Dilansir dari The Asahi Simbun, virus corona mutan ganda ini merupakan varian virus yang mengalami dua mutasi. Satu mutasi membuat virus sangat menular, sementara mutasi yang lain diyakini membuat virus lebih kebal terhadap vaksin.
Koike mengatakan bahwa varian mutan ganda ini akan menambah perjuangan pemerintah dalam melawan virus corona, mengingat mereka juga tengah bergulat dengan strain varian lain yang pertama kali ditemukan di Inggris tahun lalu.
"Sangat menakutkan bahwa banyak tentang virus mutan ganda ini yang masih belum diketahui," katanya.
Dua puluh satu kasus mutan ganda telah terdeteksi di Jepang hingga saat ini, demikian menurut pemerintah pusat. Semua kasus, kecuali wanita Tokyo di atas, ditemukan selama pemeriksaan para pelancong di bandara.
Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato mengatakan pada hari yang sama bahwa pemerintah pusat akan mengambil tindakan apapun yang diperlukan untuk melawan varian virus mutan ganda, termasuk memperkuat langkah-langkah untuk mencegah virus dan memantau penyebarannya saat kementerian kesehatan bekerja untuk menganalisisnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala