Suara.com - Dua staf diplomatik AS di India dilaporkan tewas karena virus corona dan 100 staf lainnya dinyatakan positif ketika negara itu sedang berjuang melawan terjangan 'tsunami Covid-19'.
Menyadur CNN Rabu (28/04), dua staf tersebut diketahui bekerja secara lokal, namun tak ada informasi lebih lanjut tentang lokasi tepatnya peristiwa itu terjadi.
Hingga saat ini, Amerika Serikat mengoperasikan lima konsulat di berbagai kota dan sebuah kedutaan besar di ibu kota New Delhi.
Personel AS, anggota keluarga dan staf yang bekerja secara lokal di India baru menerima vaksin Covid-19 dalam dua minggu terakhir, kata salah satu sumber.
Dalam enam minggu terakhir ada dua perjalanan tingkat tinggi oleh pejabat pemerintahan Biden ke negara itu, bahkan ketika tingkat kasus India meningkat dan staf belum divaksinasi.
Menteri Pertahanan Lloyd Austin tiba pada 19 Maret dan Utusan Khusus Presiden untuk Iklim John Kerry pada 6 April.
Hal ini sempat membuat beberapa staf frustrasi karena mereka merasa tidak diprioritaskan mengingat banyak staf diplomatik di Eropa dan AS telah menerima suntikan.
Ada beberapa kekhawatiran seputar kunjungan tersebut, karena ada lonjakan kasus di beberapa bagian dan peringatan tentang peningkatan risiko penularan dari liburan musim semi.
Pada awal pandemi, Deplu AS mengizinkan pengunduran diri personel AS dari setiap pos diplomatik atau konsuler di dunia dan anggota keluarganya yang secara medis memiliki risiko tinggi terpapar Covid-19.
Baca Juga: Selain India, Filipina Juga Berisiko Alami Lonjakan Kasus Virus Corona!
Namun keputusan yang berlaku secara global itu dicabut dan diganti dengan keputusan lokal berdasarkan situasi setiap negara.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki