Suara.com - Setiap harinya, tubuh diketahui mendapatkan serangan dari radikal bebas dan benda asing lain yang dapat dengan mudah masuk ke dalamnya.
Dengan berbagai aktivitas yang terkadang dipaksakan, hal tersebut kata Ahli Gizi Dr. Rita Ramayulis, DCN, M.Kes dapat lebih memberikan tekanan psikologis yang memengaruhi kondisi fisiologis tubuh.
Tekanan tersebut, lanjut dia dapat menyebabkan stres yang menghasilkan berbagai senyawa radikal bebas tambahan, bahkan saat kita bernapas sekalipun. Kondisi ini dapat dioeroarah dengan kualitas dan kuantitas tidur yang tidak mencukupi.
"Oleh karena itu, untuk menjaganya, selain konsumsi makanan dengan gizi seimbang, dibutuhkan asupan “bodyguard” agar kondisi tubuh lebih terjaga. Penjaganya adalah beberapa zat gizi seperti Protein, Vitamin C, Zink, Zat Besi, Vitamin A, Vitamin D. Nah, penjaga inilah yang kita sebut bodyguard," jelasnya dalam peluncuran Segar Dingin SDC-1000 secara virtual Senin (3/5/2021).
Hal tersebut kata Dr. Rita dapat menjaga sistem imun tubuh tetap kuat dan bekerja sesuai fungsi. Adapun, ia juga menjelaskan mengenai peran penting Vitamin C dalam menjaga tubuh dari berbagai serangan radikal bebas dan benda asing lainnya.
Menurutnya, Vitamin C merupakan vitamin larut air yang ketika berlebih dalam tubuh memang akan dikeluarkan serta tidak bisa disimpan. Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan vitamin C setiap hari sekitar 1,5 g vitamin C per kg berat badan adalah hal yang tak boleh terlupakan.
Apalagi, Vitamin C sendiri merupakan salah satu komponen utama dalam membangun kolagen tubuh yang bertanggung jawab pada semua struktur jaringan ikat di tubuh, serta berperan untuk memelihara jaringan penghubung tulang.
"Tidak hanya itu, berbagai penelitian juga menjelaskan bahwa ketersediaan vitamin C yang cukup di tubuh akan menurunkan tingkat keparahan penyakit yang berhubungan dengan pernafasan," jelasnya.
Serta, Vitamin C juga membantu meningkatkan penyerapan zat besi pada tubuh sehingga membantu pertumbuhan tulang dan kerja otak.
Baca Juga: Catat! Banyak Makan Sayur dan Buah Belum Tentu Cukupi Kebutuhan Vitamin C
Berita Terkait
-
5 Pilihan Lip Serum Vitamin C & E: Solusi Bibir Cerah & Lembab
-
Cara Menggunakan Vitamin C yang Tepat, Efektif Memudarkan Flek Hitam
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C dan Collagen untuk Kulit Cerah dan Kenyal
-
5 Rekomendasi Serum Vitamin C Terbaik untuk Melindungi Kulit dari Radikal Bebas
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
Terkini
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem