Suara.com - Saat mengupas pisang, sering kali kita juga menemukan serat tipis yang menempel di antara kulit dan buahnya. Bagian ini sering kali ikut dibuang dan disingkirkan, padahal ia tak kalah bergizi lho.
Serat tipis yang secara ilmiah disebut phloem bundles atau bundel floem ini tak kalah bernutrisi dari buah pisang itu sendiri, sebab dikemas dengan kalium, serat, vitamin A, dan vitamin B6.
Dikutip dari The Healthy, floem adalah jaringan yang ditemukan di semua tumbuhan, yang bertanggung jawab untuk pengangkutan nutrisi.
"Bundel floem terdiri dari sel-sel hidup dan memungkinkan produk makanan dan gula masuk ke semua bagian tanaman yang berbeda," kata Rebecca Lee, perawat terdaftar dan pendiri remediesforme.com, sumber daya kesehatan untuk pengobatan alami.
Sehingga, serat tipis itu bertindak sebagai "pembuluh darah" atau "arteri", yang mengangkut nutrisi yang diperlukan ke seluruh buah pisang agar tumbuh dengan baik.
Ia justru yang membuat pisang tumbuh dan menjadi lezat. Maka dari itu, sangat tidak apa-apa untuk dimakan, meski teksturnya sedikit berbeda dari si buah pisang.
Di sisi lain, serat tipis tersebut juga bisa menjadi patokan untuk memastikan apakah pisang sudah siap disantap atau belum.
Jika semua unsur hara belum merata ke seluruh buah, maka ikatan floem tetap menempel lebih rapat; artinya pisang masih kurang matang.
Hal sebaliknya terjadi pada pisang yang matang dan terlalu matang, karena serat tipis itu dapat dilepas dengan lebih mudah.
Baca Juga: Balitbangtan Sebut Pisang Lokal Indonesia Ramai Diminati Luar Negeri
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga