Suara.com - Sejak tahun 2014, 28 Mei telah ditetapkan sebagai Hari Kebersihan Menstruasi. Apa itu Hari Kebersihan Menstruasi?
Peringatan Hari Kebersihan Menstruasi ini dilakukan sebagai upaya peningkatan kesadaran pentingnya manajemen kebersihan menstruasi yang baik (MKM).
Fase menstruasi umumnya dianggap sebagai fase pubertas yang dialami oleh remaja perempuan. Sayangnya, tak sedikit dari mereka yang merasa malu untuk bertanya seputar hal menstruasi karena dianggap terlalu tabu.
Padahal, penting untuk mengetahui bagaimana cara membersihkan darah menstruasi agar kebersihan alat reproduksi selalu terjaga.
Berdasarkan Sensus Penduduk tahun 2020, terhitung 11,5 juta perempuan di Indonesia berada di kelompok usia 10-14 tahun, di mana mayoritas remaja perempuan mengalami menstruasi pertama mereka.
Sayangnya, hanya 63% dari remaja perempuan yang benar-benar memahami apa yang terjadi ketika menstruasi pertama mereka dapatkan dan hanya 55% di antaranya yang merasa sehat.
Tercatat pula ada 1 dari 2 remaja perempuan yang tidak mengganti pembalut mereka setiap 4-8 jam serta tidak mencuci tangan mereka dengan sabun sebelum dan sesudah menggantinya.
Oleh karena itu edukasi tentang kesiapan menghadapi menstruasi ini sebenarnya sangat penting untuk digalakkan, sebagaimana yang dilakukan PT Johnson & Johnson Indonesia. Bersama Prestasi Junior Indonesia, mereka mengadakan webinar bertajuk ‘WiSTEM2D Talk: Let’s Start the Conversation About Menstruation!’ sebagai peringatan Hari Kebersihan Menstruasi Sedunia.
Dengan adanya webinar yang diadakan secara daring ini diharapkan agar perempuan khususnya di Indonesia memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai kesehatan reproduksi sejak dini sehingga mau mempraktikan pola hidup sehat dan bersih selama mengalami menstruasi.
Baca Juga: Kelainan Penyakit Bisa Sebabkan Gangguan Menstruasi, Kenali Contoh dan Akibatnya
Beberapa pola hidup bersih yang dapat diterapkan selama masa menstruasi:
- Ganti Pembalut Secara Rutin
Pembalut menstruasi sebaiknya diganti setiap 3-4 jam sekali, terutama di hari-hari pertama menstruasi karena pada umumnya darah yang dikeluarkan akan lebih banyak di hari-hari setelahnya. Selain itu jangan lupa mencuci tangan sebelum dan sesudah mengganti pembalut. - Pilih Pembalut yang Tepat
Pastikan pada pembalut yang dipilih telah tercantum tulisan SNI dan belum memasuki masa kadaluarsa. Selain itu pastikan bahwa serabut pada pembalut tidak lepas saat digunakan dan memiliki daya serap yang tinggi. - Memahami Kesehatan Reproduksi
Vera Itabiliana Hadiwidjojo, seorang Psikolog Anak dan Remaja menjelaskan bahwa edukasi reproduksi perempuan sangat penting untuk ditingkatkan supaya remaja perempuan dapat mengetahui cara menjaga kebersihan saat menstruasi dan apa implikasi dari tanggung jawab seksual di dalamnya.
Itulah penjelasan mengenai apa itu Hari Kebersihan Menstruasi yang diperingati setiap tanggal 28 Mei.
Kontributor : Hillary Sekar Pawestri
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun
-
Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional