"Ini membuat saya frustrasi bahwa selama cobaan berat ini, dia tidak dapat menyisihkan dua menit untuk memikirkan bagaimana hal ini mempengaruhi bayinya yang belum lahir," tulis dokter itu.
"Dia lupa memikirkan kami sebagai garis terdepan, kami memang orang asing. Tapi dia tidak pernah memikirkan bagaimana jika dia positif COVID-19, itu akan mengubah seluruh pengalaman persalinannya," kata dia lagi.
Menurut Dr Tasha, jika sang ibu ternyata positif, bayinya harus diisolasi setelah dilahirkan dan menjalani serangkaian tes dan swab hanya beberapa jam setelah lahir.
"Tidak ada pertimbangan diberikan, tidak ada kesadaran yang hadir," ujarnya.
Setelah kejadian tersebut, dr Tasha mengatakan dia merasa sangat lelah dan kehilangan motivasi dalam pertempuran melawan COVID-19 ini.
"Sangat melelahkan ketika Anda merasa harus berjuang sendirian dan beberapa orang tidak peduli untuk berpikir dan memainkan peran mereka dalam hal ini," katanya.
"Mereka tidak mau repot-repot membantu Anda melawan ini dan meratakan kurva. Mereka lebih suka mendengarkan berita palsu, mengabaikan SOP, berbohong melintasi batas, dan akibatnya, terus menyebarkan virus," kata dia lagi.
Berita Terkait
-
Dokter Anak Ingatkan Bahaya Jemur Bayi di Bawah Matahari Terik
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci
-
The Trauma Code: Heroes on Call, Drama Medis yang Sat-set dan Bikin Tegang
-
Ngebulnya Pasar Rokok Ilegal di RI
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan
-
Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan