Suara.com - Kita semua tahu bahwa makan dalam porsi kecil dan sering lebih baik daripada mengonsumsi makanan dalam jumlah banyak sekaligus. Cara tersebut juga membuat proses penurunan berat badan jadi lebih efektif.
Mengutip laman Healthshots, olahraga ternyata hanya memiliki kontribusi 30 persen pada proses penurunan berat badan, sedangkan sisanya tergantung pada apa yang Anda makan. Itu sebabnya, sangat penting untuk memahami seni mengontrol porsi makan.
Porsi makan digambarkan sebagai jumlah makanan yang dimasukkan seseorang ke piringnya setiap kali makan. Makan dengan porsi yang berlebihan bisa dialami oleh seseorang yang mengalami kebosanan atau emosi ekstrem seperti euforia atau kesedihan yang mendalam. Makan berlebihan juga bisa terjadi ketika banyaknya pilihan makanan yang tersedia saat itu.
Lalu, bagaimana cara mengendalikan porsi makan sehari-hari? Simak 5 caranya berikut ini.
1. Jangan lupa baca label
Pada makanan kemasan, biasanya tercantum ukuran porsi yang disarankan. Pastikan Anda memelajari tentang porsi yang tepat untuk disajikan salam satu kali makan.
2. Jangan makan tanpa mengukur porsinya
Gunakan gelas ukur dan sendok untuk memantau seberapa banyak makanan yang Anda masukkan ke dalam mulut. Bahkan timbangan makanan digital dapat membantu Anda makan dengan benar, dan mengontrol jumlah kalori.
3. Pilih piring kecil
Hindari menggunakan piring besar saat makan, karena itu dapat memicu Anda untuk makan dalam jumlah besar. Menggunakan piring yang lebih kecil akan membuat Anda merasa kenyang setelah makan.
4. Buat jurnal makanan
Anda akan lebih dapat mengontrol porsi makan ketika Anda mencatat berapa banyak yang Anda makan dalam sehari. Membuat jurnal makan juga akan membantu Anda mencatat apa yang Anda makan dalam sehari. Hal ini akan mendorong Anda untuk memasukkan makanan sehat dan mengurangi porsi makan.
5. Berbagi makanan
Jika Anda makan di luar atau di restoran bersama anggota keluarga atau teman, berbagi makanan akan membantu Anda melatih mengontrol porsi.
Baca Juga: Mau Turunkan Berat Badan, Hindari Satu Minuman Berikut
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW
-
Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia
-
Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut
-
Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?
-
Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?
-
Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai
-
Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional
-
Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus
-
Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?
-
Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya