Suara.com - Kemarahan merupakan respons alami dan naluriah terhadap sebuah ancaman yang diperlukan untuk kelangsungan hidup.
Tetapi, emosi ini akan menjadi masalah ketika seseorang sulit mengendalikannya, menyebabkan orang tersebut mengatakan atau melakukan hal-hal yang akan disesalinya.
Sebuah studi 2010 menunjukkan kemarahan yang sulit terkendali berdampak buruk bagi kesehatan fisik serta emosional. Kondisi ini juga dapat meningkat menjadi kekerasan verbal atau fisik secara cepat.
Seseorang mengalami masalah kemarahan atau anger issues ketika ia tidak dapat mengendalikan perasaan marahnya terhadap pemicunya, bahkan untuk suatu hal sepele.
Berdasarkan Healthline, kemarahan dapat menyebabkan gejala fisik dan emosional. Meski wajar untuk merasakannya sesekali, seseorang dengan anger issues cenderung mengalaminya lebih sering dan pada tingkat yang lebih parah.
Gejala fisik
Kemarahan mempengaruhi berbagai bagian tubuh, termasuk jantung, otak, dan otot. Studi 2011 menemukan bahwa kemarahan juga meningkatkan kadar kolesterol dan penurunan kadar kortisol.
Tanda dan gejala kemarahan fisik meliputi:
- peningkatan tekanan darah
- peningkatan denyut jantung
- sensasi kesemutan
- ketegangan otot
Emosional
Baca Juga: Pemkab Segera Polisikan Penyebar Video Bupati Alor Marah-marah
Ada sejumlah emosi yang berjalan seiring dengan kemarahan. Orang yang mengalaminya mungkin memperhatikan gejala emosional berikut sebelum, selama, atau setelah merasakan kemarahan, yakni:
- sifat lekas marah
- frustrasi
- kegelisahan
- kemarahan
- tekanan
- merasa kewalahan
- kesalahan
Seseorang yang mungkin memiliki anger issues jika:
- sering merasa marah
- merasa bahwa kemarahan tampaknya tidak terkendali
- kemarahan memengaruhi hubungan dengan orang lain
- kemarahan tersebut menyakiti orang lain
- kemarahan tersebut menyebabkan orang tersebut mengatakan atau melakukan hal-hal yang akan disesali
- kasar secara verbal maupun fisik
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin
-
Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala