Suara.com - Makanan yang tepat dapat membantu meningkatkan daya ingat, konsentrasi, dan fungsi otak. Itu karena otak, seperti bagian tubuh lainnya, menyerap nutrisi dari makanan yang kita makan. Oleh karena itu, sangat penting bagi anak-anak untuk mengonsumsi makanan bergizi tinggi yang merupakan penguat otak.
Dilansir melalui News18, ahli gizi Vidhi Chawla mengungkapkan beberapa makanan yang baik untuk membantu perkembangan otak pada anak. Ini dia:
1. Telur
Mengisi piring sarapan anak dengan kombinasi karbohidrat, protein, dan sedikit lemak sehat akan membantunya tetap berenergi sepanjang hari. Telur tinggi protein, dan sebagai bonus tambahan mengandung kolin, yang membantu menguatkan memori.
2. Minyak Ikan
Ikan berminyak sangat tinggi akan asam lemak omega-3 dan bermanfaat untuk perkembangan dan kesehatan otak. Asam lemak omega-3 adalah komponen penting dari blok bangunan sel. Ikan seperti salmon, mackerel, tuna segar, trout, sarden, dan herring kaya akan asam lemak omega-3 dan sebaiknya dikonsumsi seminggu sekali.
3. Gandum/oatmeal
Oatmeal dan oat adalah sumber energi dan "bahan bakar" yang sangat baik untuk otak. Mereka tinggi serat, yang membuat anak-anak lebih cepat merasa kenyang dan mencegah mereka mengemil junk food. Mereka juga tinggi vitamin E, B kompleks, dan seng, yang membantu otak anak berfungsi dengan baik. Gunakan topping apa saja, seperti apel, pisang, blueberry, atau bahkan kacang almond di atasnya.
4. Sayuran berwarna-warni
Sayuran berwarna kaya akan antioksidan, yang membantu menjaga sel-sel otak tetap sehat. Tomat, ubi jalar, labu, wortel, atau bayam adalah beberapa sayuran yang harus disertakan dalam makanan anak Anda. Sangat mudah untuk memasukkan sayuran ke dalam saus atau sup spageti.
5. Susu, yoghurt, dan keju
Susu, yoghurt, dan keju kaya akan protein dan vitamin B, yang diperlukan untuk pertumbuhan jaringan otak, neurotransmiter, dan enzim, yang semuanya memainkan peran penting di otak. Makanan ini juga tinggi kalsium, yang diperlukan untuk perkembangan gigi dan tulang yang kuat dan sehat. Kebutuhan kalsium anak-anak bervariasi tergantung pada usia mereka, tetapi dua hingga tiga sumber kaya kalsium harus dikonsumsi setiap hari. Jangan khawatir jika anak Anda tidak suka susu; ada cara lain untuk memasukkan susu ke dalam makanannya. Saat membuat bubur, puding, atau panekuk, gunakan susu sebagai pengganti air.
6. Kacang polong
Kacang adalah sumber protein dan vitamin dan mineral yang bagus untuk anak-anak. Kacang merah dan kacang pinto mengandung omega 3 lebih banyak daripada kacang lainnya. Taburkan kacang sebagai campuran pada salad, tumbuk dan sebarkan di atas roti, atau gabungkan dengan selada dan keju parut untuk membuat pengisi sandwich yang sempurna.
Baca Juga: Siapa Sih, yang Pertama Ngajarin 'Ngegoreng' Nasi?
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Waspada! Ini Tanda Kelebihan Vitamin B6, dari Kesemutan hingga Kerusakan Saraf
-
Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining
-
Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem
-
Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua
-
Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?
-
Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak
-
Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan
-
Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern
-
Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian
-
Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI