Suara.com - Sebanyak 3 sampai 5 persen orang Indonesia mengalami masalah skoliosis atau kelainan tulang belakang.
Dari angkat tersebut, sebagian besar terjadi pada perempuan dibanding laki-laki. Untuk itu, penting bagi kita mengetahui tipe skoliosis.
Dikutip Suara.com dari General Practitioner with Master Orthopedi dr. Linda Hartaty, berikut adalah jenis-jenis bentuk tulang belakang yang bisa terjadi pada seseorang.
1. Tulang belakang normal
Orang dengan tulang belakang normal memiliki tulang lurus ke tengah bagian belakang. Mereka juga memiliki lekukan di bagian bawah yang tidak berlebihan.
2. Thoracic Skoliosis
Orang dengan tulang belakang thoracic skoliosis memiliki tulang yang melengkung di bagian punggung. "Thoracic skoliosis, jadi lengkungannya itu ada di bagian area punggung," tambahnya.
3. Lumbar skoliosis
Pada penderita lumbar skoliosis, bentuk lengkungan tulang sering terjadi di bagian area pinggang bawah pinggang.
Baca Juga: Jessica Mila Sejak SMP, 4 Seleb Cantik Idap Skoliosis
4. Thoraco-Lumbar Skoliosis
Untuk tipe yang satu ini, kata dr. Linda terjadi adanya kombinasi lengkungan tulang yaitu di antara bagian punggung dan pinggang. "Ada juga kombinasi keduanya yang terjadi di dua bagian, yakni di bagian punggung dan pinggang," paparnya.
5. Combined Skoliosis
Menurutnya, kasus skoliosis tipe combined ini terjadi ketika tulang belakang laiknya huruf S. Di mana lengkungan tulang berada di bagian punggung dan berlawanan dengan tulang bagian pinggang bawah.
"Bentuknya seperti huruf S, di mana bagian tulang di punggung berlawanan di bagian pinggang. Jadi kombinasi lewat tipe ini," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?