Suara.com - Upaya penelitian yang dilakukan pemerintah China untuk mengungkap asal usul virus Corona tidak memberikan hasil yang memuaskan.
Alhasil, desakan agar China melakukan penelitian lanjutan pun datang dari berbagai pihak. Lalu, apa kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO)?
Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan mengungkap memang perlu ada penelitian lebih lanjut demi menemukan asal usul virus Corona.
Meski begitu WHO tidak memiliki kuasa untuk memaksa China membagikan data-data yang dimilikinya.
""WHO tidak memiliki kuasa untuk memaksa siapa pun mengenai hal ini," tutur Mike Ryan.
"Kami sangat mengharapkan kerja sama, masukan dan dukungan dari seluruh negara anggota dalam upaya itu," katanya lagi.
Saat ini, ada dua teori yang dipercaya sebagai jawaban atas munculnya virus Corona yang menyebabkan pandemi Covid-19.
Pertama adalah virus berasal dari hewan, diduga kuat kelelawar, dan melompat ke manusia.
Dugaan kedua yang juga dipercaya banyak orang adalah virus merupakan ciptaan manusia yang berasal dari salah satu laboratorium di kota Wuhan.
Baca Juga: Sadis! Pria Serang Warga Pakai Pisau, 6 Tewas dan 14 Orang Luka-luka
Anggota tim investigasi sumber COVID-19 WHO yang bertolak ke China awal tahun ini mengaku tidak mendapatkan akses ke semua data, sehingga terus memicu perdebatan atas keterbukaan dari negara tersebut. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Indonesia Masuk Daftar Negara dengan Tujuan Ekspor Mobil China Terbanyak di Dunia
-
Viral Pak RT di Jakarta Mendunia Gara-Gara Ubah Got Jadi Kolam Lele, Diundang TV Nasional China
-
Daftar Harga Mobil BYD Semua Jenis, Mobil Listrik Murah dari China
-
Jenderal Kepercayaan Xi Jinping Diduga Bocorkan Senjata Nuklir China ke CIA
-
Drama China Perfect and Casual: Berjanji Tanpa Cinta, Berakhir dengan Cinta
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara