Suara.com - Perut buncit bukan cuma mengganggu penampilan namun juga berisiko untuk kesehatan. Lemak perut yang menimbun bisa berefek pada kesehatan organ, termasuk hati hingga jantung.
Oleh karena itu untuk menghindari menumpuknya lemak perut, Anda harus menjaga pola makan. Melansir dari Eat This, berikut asupan yang bikin lemak perut Anda bertahan lebih lama, antara lain:
1. Roti Tawar
Penelitian telah menunjukkan bahwa makan biji-bijian sebenarnya dapat menurunkan timbunan lemak visceral di perut Anda, tetapi makan biji-bijian olahan seperti roti tawar bisa menyebabkan lemak lebih banyak.
2. Soda Diet
Banyak penelitian telah menemukan hubungan antara konsumsi soda diet dan lingkar pinggang yang lebih lebar.
Studi dari Journal of American Geriatrics Society menemukan bahwa peminum soda diet memiliki persentase lemak perut yang lebih tinggi daripada mereka yang tidak menyesap minuman tersebut sama sekali.
3. Steak Rib-Eye
Studi menunjukkan bahwa makan potongan steak yang tepat benar-benar dapat membantu mengecilkan perut Anda. Tapi rib-eye adalah salah satu bagian yang paling berlemak.
Baca Juga: Eksperimen Tak Biasa, Peneliti Ini Cari Tahu Berapa Lama Perut Mencerna Makanan
Peneliti dari satu studi menemukan bahwa mengonsumsi makanan yang kaya lemak dari daging merah segar terkait dengan obesitas perut dan lingkar pinggang yang lebih besar.
4. Cokelat
Cokelat hitam memang memiliki manfaat kesehatan. Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan di jurnal Heart, makan hingga 3,5 ons cokelat sehari dapat membantu menurunkan risiko penyakit jantung. Tapi cokelat yang diolah dengan susu atau gula biasanya mengandung banyak kalori.
Sebuah studi American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa makanan yang paling banyak dikaitkan dengan kenaikan berat badan adalah cokelat batangan.
5. Keripik Kentang
Keripik kentang mengandung lemak jenuh yang menyebabkan penambahan lemak perut. Bukan hanya mengandung tinggi garam, keripik kentang bisa bikin kembung tingkat menengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital
-
Virus Nipah Sudah Menyebar di Sejumlah Negara Asia, Belum Ada Obatnya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal