Suara.com - Sebuah eksperimen unik dilakukan profesor King's College London yang mencari tahu berapa lama makanan dicerna manusia, hingga terbuang sampai toilet.
Penelitian ini dilakukan Profesor Spector, yang juga pendiri perusahaan nutrisi Zoe. Langkah ini ia lakukan untuk melihat seberapa banyak bakteri baik di usus yang bisa berfungsi.
Dalam penelitiannya, Spector membagikan ratusan ribu muffin biru menyala kepada beberapa orang dari seluruh dunia.
Setelah data terkumpul dari ratusan ribu muffin yang disebar ini, didapatkan rerata muffin baru keluar di toilet setelah 29 jam. Sedangkan peneliti menilai waktu yang normal makanan transit di usus selama 14 hingga 58 jam.
"Kami memiliki data bagaimana makanan bertahan selama 3 hingga 4 hari, dan hampir semua orang memiliki kinerja usus yang buruk dan melambat," tutur Spector mengutip Insider, Sabtu (5/6/2021).
Hasilnya Spector menduga, itu terjadi karena para subyek yang terlibat ini memiliki bakteri jahat yang lebih banyak dibanding baikteri baik. Sehingga ia menduga ada pola makan yang harus diperbaiki.
Terlepas dari penelitian ini, Spector tetap mengingatkan ada beberapa hal sederhana yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan usus.
Langkah pertama ialah mengonsumsi lebih banyak makanan yang mengandung prebiotik atau bakteri baik yang bagus untuk usus. Di antaranya seperti gandum, bawang putih, bawang merah, dan apel.
Langkah kedua, yaitu banyak mengonsumsi makanan tinggi serat, buah dan sayur agar pencernaan tetap sehat.
Baca Juga: Gofar Hilman Trending, Podcast Lawas Bahas 'Eksperimen Cabul' Viral Kembali
Langkah ketiga, yakni mengonsumsi makanan yang difermentasi dan banyak disukai orang, seperti kimchi, tempe, tahu, yogurt, asinan, tape, dan seterusnya.
Berita Terkait
-
Jangan Anggap Remeh! Diare dan Nyeri Perut Bisa Jadi Tanda Awal Penyakit Kronis yang Mengancam Jiwa
-
Radang Usus Kronik Meningkat di Indonesia, Mengapa Banyak Pasien Baru Sadar Saat Sudah Parah?
-
Bukan Cuma Bikin Enak, 8 Makanan Fermentasi Ini Ternyata Pahlawan Buat Usus Sehat
-
Kanker Usus! Dokter Ungkap Biang Keladinya Sering Kita Konsumsi
-
Di Balik Aksi Unik Ustaz Felix Siauw Kibarkan Bendera One Piece, Ternyata Ini Pesan yang Disampaikan
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Punya Layanan Bedah Robotik Bertaraf Internasional
-
Hari Gizi Nasional: Mengingat Kembali Fondasi Kecil untuk Masa Depan Anak
-
Cara Kerja Gas Tawa (Nitrous Oxide) yang Ada Pada Whip Pink
-
Ibu Tenang, ASI Lancar: Kunci Menyusui Nyaman Sejak Hari Pertama
-
Kisah Desa Cibatok 1 Turunkan Stunting hingga 2,46%, Ibu Kurang Energi Bisa Lahirkan Bayi Normal
-
Waspada Penurunan Kognitif! Kenali Neumentix, 'Nootropik Alami' yang Dukung Memori Anda
-
Lompatan Layanan Kanker, Radioterapi Presisi Terbaru Hadir di Asia Tenggara
-
Fokus Turunkan Stunting, PERSAGI Dorong Edukasi Anak Sekolah tentang Pola Makan Bergizi
-
Bukan Mistis, Ini Rahasia di Balik Kejang Epilepsi: Gangguan Listrik Otak yang Sering Terabaikan
-
Ramadan dan Tubuh yang Beradaptasi: Mengapa Keluhan Kesehatan Selalu Datang di Awal Puasa?