Suara.com - Makanan gizi seimbang sangat diperlukan setiap orang untuk menjaga kesehatan termasuk imunitas tubuh, apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti saat ini.
Itu pula yang dilakukan perenang nasional I Gede Siman Sudartawa, yang kini tengah mempersiapkan diri untuk ajang turnamen internasional di tengah pandemi Covid-19.
Tak hanya untuk menjaga kesehatan, diet atau pola makan sehat ternyata juga bisa menurunkan lemak tubuh Siman, dengan tetap menjaga tingkat energi, yang membawa hasil baik dalam rekor renangnya.
Perubahan positif ini dirasakan sang atlet tersebut setelah mendapat dukungan makanan bergizi seimbang dari PT Ajinomoto Indonesia.
Program tersebut telah membuktikan bahwa makanan bergizi seimbang merupakan kunci untuk mencapai fisik yang unggul.
Sekadar diketahui, sejak 2003, Ajinomoto Co., Inc. telah mendukung atlet papan atas di Jepang dengan memberikan dukungan nutrisi melalui program Kachimeshi®.
Program tersebut bertujuan untuk mencapai prestasi yang lebih baik bagi atlet nasional melalui makanan bergizi seimbang yang berbasis gizi olahraga dan akumulasi pengetahuan dukungan atlet, sehingga dapat menjadi juara di ajang internasional.
Inisiatif itu telah meluas ke Indonesia pada 2018, dan program Kachimeshi® Indonesia kini mendukung pemberian makanan bergizi yang disesuaikan dengan kebutuhan atlet renang nasional I Gede Siman Sudartawa, dibimbing oleh Pelatih Albert Sutanto, disertai dengan konsultasi berkelanjutan dari Ahli Gizi Olahraga profesional, Emilia Ahmadi.
Program tersebut dilakukan secara konsisten untuk membentuk kinerja Siman agar selalu berada dalam level tertinggi.
Baca Juga: Sempat Bikin Penasaran, Ini Bocoran Diet Sehat yang Dijalani Zaskia Gotik
“Dia sekarang berada di tengah pemusatan latihan, mempersiapkan turnamen internasional besar pada bulan Juli. Namun dia kesulitan untuk menyiapkan makanan bergizi seimbang untuk menjaga status tubuhnya, karena ada banyak batasan untuk mendapatkan makanan yang dia butuhkan di masa pandemi," kata ungkap Public Relations Manager - PT Ajinomoto Indonesia, Katarina Larasati, dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, baru-baru ini.
Untuk mendukung Siman meningkatkan status tubuhnya dan lebih meningkatkan kinerjanya, sambung dia, disusun meal plan khusus dan menu pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan kondisi tubuh Siman saat ini.
“Renang adalah olahraga yang membutuhkan konsumsi energi yang tinggi. Namun, salah satu tujuan Siman adalah untuk mengurangi lemak tubuhnya juga. Oleh karena itu, kami telah membuat menu-menu lezat dengan keseimbangan protein hewani terbaik untuk mengurangi lemak tubuh Siman dengan tetap menjaga energinya,' urai Katarina panjang lebar.
Bekerja sama dengan ahli gizi dan program pelatihan dengan pelatih, Siman juga sesekali melakukan tes antropometri (cek kesehatan dan fisik terperinci) untuk meninjau kondisinya.
Hasilnya sejauh ini, kata Katarina, status tubuh Siman membaik sesuai rencana, dan tingkat performanya juga meningkat dibandingkan sebelumnya. Ini jelas menunjukkan bahwa makanan bergizi seimbang adalah kunci untuk mencapai fisik yang unggul untuk mencapai performa yang lebih baik.
Berita Terkait
-
Apa Itu Gangguan Tiroid? Bikin Diet Gagal Terus!
-
5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung
-
Shindy Samuel Bongkar Perlakuan Rendy Selama Nikah, Pernah Diludahi hingga Nafkah Rp20 Ribu Sehari
-
Steven Wongso Lebih Dulu Terapkan Metode Diet 'Anjing' ke Ibu, sampai Dikatai Anak Durhaka
-
Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
-
Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
-
9 Fakta Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Gerbong Wanita Jadi Titik Terparah
-
Cerita Pasutri Selamat dari Kecelakaan Maut Kereta di Bekasi: Terpental hingga Pingsan
Terkini
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit
-
Halodoc for Business: 95% Kebutuhan Medis Bisa Digital, Akses Kesehatan Karyawan Makin Mudah
-
Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja
-
Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo
-
Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!
-
Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas
-
Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak
-
Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik
-
Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks
-
Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin