Health / konsultasi
Yasinta Rahmawati
Ilustrasi air fryer. (Shutterstock)

Suara.com - Belakangan ini, penggunaan air fryer untuk menggoreng sedang naik daun. Alat ini menawarkan metode baru dalam menggoreng karena hanya membutuhkan sedikit minyak, atau bahkan tanpa minyak goreng sama sekali.

Meski demikian, hasil gorengan menggunakan air fryer tetap renyah setara dengan deep frying. Maka dari itu, air frying dianggap sebagai metode memasak yang lebih sehat.

Sebab dibandingkan mengonsumsi makanan yang digoreng secara tradisional, menggunakan air fryer dapat mengurangi jumlah lemak, kalori, dan senyawa yang berpotensi berbahaya dalam makanan. Demikian dilansir dari Healthline.

Jika Anda ingin menurunkan berat badan atau menurunkan asupan lemak, beralih ke air fryer mungkin merupakan pilihan yang baik.

Baca Juga: Viral Kertas Fotokopi KTP Jadi Bungkus Gorengan, Warganet: Apa Itu Privasi?

Namun, perlu diingat bahwa hanya karena itu mungkin pilihan yang lebih baik daripada menggoreng, tidak berarti itu adalah pilihan terbaik untuk kesehatan Anda secara keseluruhan.

Sebab memasak makanan dengan air fryer masih digolongkan sebagai makanan yang digoreng. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa makan makanan yang digoreng dapat dikaitkan dengan banyak efek negatif pada kesehatan.

Makanan yang digoreng telah terbukti berkali-kali berkontribusi terhadap penambahan berat badan, diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan kanker tertentu

Sebagai contoh, sebuah penelitian terhadap 15.362 orang menemukan bahwa makan lebih banyak makanan yang digoreng dikaitkan dengan risiko gagal jantung yang lebih besar.

Penelitian lain menunjukkan bahwa makan makanan yang digoreng secara teratur dapat dikaitkan dengan risiko lebih tinggi terkena kanker jenis tertentu, termasuk kanker prostat, paru-paru, dan mulut.

Baca Juga: Istri Asyik Beli Gorengan, Tak Sadar Suami Tunggangi Motor Sampai Terbakar

Sering makan gorengan telah dikaitkan dengan kondisi lain, seperti diabetes tipe 2 dan tekanan darah tinggi.

Komentar