Suara.com - Mengahadapi anak yang tantrum, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak orangtua. Saat si Kecil mengamuk, menangis dan berteriak, tak sedikit orang tua yang kehabisan akal untuk menenangkannya.
Nah, cara yang dilakukan ibu satu ini mungkin bisa kamu contek. Mendadak, video seorang ibu bernama Kayla ini viral di TikTok dan diklaim 'menyelamatkan' banyak orang tua.
Pasalnya ia menunjukkan pendekatan yang lembut, yang dapat langsung meredakan situasi.
Dilansir The Sun, akun @bareyoursoul membagikan metode sederhana untuk meredakan amarah balitanya. Terlihat, saat itu putranya yang berusia kurang lebih dua tahun mulai kesal karena meminta sesuatu.
"Perasaan besar dalam tubuh kecil bisa sulit bagi semua orang," tulisnya dalam keterangan di video tersebut. Simak video lengkapnya lewat tautan berikut ini.
Dengan sangat tenang, Kayla membuat anak kecil itu duduk di lantai dan menyuruhnya mengambil napas dalam-dalam untuk membantunya tenang.
"Tantrum itu sulit dan saya mencari cara untuk membantunya melaluinya sehingga kami bisa menemukan solusi bersama," tulisnya lagi.
Kayla mengatakan jika cara ini telah ia gunakan sejak anaknya genap berusia dua tahun. Tak disangka, melakukan metode ini dengan buah hatinya dapat membantunya menyelesaikan masalah dalam dirinya.
Setelah itu, Kayla meminta putranya menarik napas dalam-dalam sekali lagi sebelum menyuruhnya melakukan gerakam yang dinamakan "Shake it off" yakni menggerakan tangan seolah sedang menyingkirkan sesuatu dan gerakan "listening ears" yakni menggunakan telinganya untuj mendengarkan.
Baca Juga: Netizen Minta Bayarin Utang Rp 1 miliar, Reaksi Awkarin Viral
Kemudian ibu itu bertanya kepada putranya, apa yang salah dan bocah tersebut pun mengulangi permintaannya yang mungkin akan menyebabkan amukan dimulai.
"Kami benar-benar bersemangat bersama ketika kami dapat mengetahui apa masalahnya dan memperbaikinya!" katanya lagi..
Video ini lantas disambut baik oleh banyak orang tua yang melihatnya . Mereka memuji Kayla atas pendekatan lembutnya dan kesabarannya.
"Saya suka teknik ini," komentar seorang warganet.
"Saya pasti akan mencobanya pada anak saya yang akan berusia lima tahun minggu depan. Dia tantrum parah," kata yang lain.
Yang lain menambahkan: "Ya ampun, dia sangat pintar dan kamu adalah ibu yang baik,".
Berita Terkait
-
Hesti Purwadinata Semprot Pria yang Atur Cara Melahirkan Calon Istri
-
Pamitan ke Kakek Nenek, Polosnya Si Cucu Bilang 'Jangan Meninggal Dulu Ya'
-
BGN Klarifikasi Konten Viral Susu 'Makan Bergizi Gratis' Dijual di Minimarket
-
Kisah Aipda Vicky Pengusut Kasus Korupsi: Mundur Usai Dimutasi Mendadak, Kini Bahagia Jualan Kopi
-
Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya
-
Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS