Suara.com - Keputihan menjadi salah satu masalah yang paling sering dialami perempuan pada area organ intim. Menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), 75 persen perempuan pernah mengalami keputihan.
Keputihan sendiri terdiri dari dua macam, keputihan normal dan tidak normal. Pada keputihan tidak normal, cairan keputihan berwarna puih, kekuningan, kehijauan dan berbau tidak sedap. Disertai gejala lainnya seperti perdarahan di luar siklus menstruasi, gatal dan iritasi.
Meski keputihan terbilang masalah yang umum, tapi jangan anggap sepele masalah tersebut. Karena bisa jadi merupakan tanda penyakit lain yang lebih serius seperti seperti kista, miom bahkan kanker serviks.
Tapi, merawat dan membersihkan area vagina tersebut juga tidak bisa sembarangan. Perlu diperhatikan bahwa tidak semua perawatan, termasuk suplemen aman untuk digunakan.
Oleh karena itu sebelum membeli suplemen area kewanitaan, pastikan memiliki sertifikat BPOM dan Halal seperti Qansa V.
Dalam keterangan tertulisnya, Beben Wahyudi selaku CEO NISA.ID yang memproduksi Qansa V mengatakan bahwa produk tersebut dibuat di pabrik bersertifikat BPOM, Halal & CPOTB juga diawasi oleh Dokter Spesialis Kulit & Kelamin sehingga aman digunakan.
Beben menjelaskan bahwa dalam produk tersebut, terkandung Extra Sambiloto, memiliki khasiat sebagai anti bakteri, anti jamur & anti mikroba, Temu Putih, memiliki kandungan minyak atsiri, etanol, asam parametoksi sinamat, etil ester sebagai anti radang.
" Ada juga Kunyit, memiliki kandungan anti jamur dan pereda nyeri, dan Manjakani, memiliki kandungan sebagai anti mikroba untuk menghambat pertumbuhan mikroba penyebab keputihan," kata Beben.
Sehingga Qansa V memiliki manfaat untuk membantu mengurangi lendir yang berlebihan, mengurangi Keputihan, mengurangi bau tidak sedap di area kewanitaan, membantu proses terapi kista, membantu proses terapi kanker serviks. Sesuai dengan anjuran WHO, ayo kembali ke alam dengan menggunakan produk herbal nusantara.
Baca Juga: Jangan Panik, Berikut Lima Perubahan Umum di Vagina Usai Melahirkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Tensi Tinggi! Jose Mourinho Boikot Konferensi Pers Jelang Real Madrid vs Benfica
-
Gunung Dempo Masih Waspada, Warga Pagaralam Diminta Jangan Abaikan Imbauan Ini
-
Alfamart-Indomaret Tak Boleh Ekspansi, Kopdes Merah Putih Prabowo Takut Tersaingi?
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
Terkini
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia
-
Membangun Kebiasaan Sehat: Pentingnya Periksa Gigi Rutin bagi Seluruh Anggota Keluarga
-
Susu Kambing Etawa Indonesia Tembus Pameran Internasional: Etawanesia Unjuk Gigi di Expo Taiwan
-
Penanganan Penyintas Kanker Lansia Kini Fokus pada Kualitas Hidup, Bukan Sekadar Usia Panjang
-
Ini Rahasia Tubuh Tetap Bugar dan Kuat Menjalani Ramadan Optimal Tanpa Keluhan Tulang dan Sendi
-
Anak Sekolah Jadi Kelompok Rentan, Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue Diperluas di Palembang
-
Cuma Pakai Dua Jari, Dokter Ungkap Cara Deteksi Sakit Jantung dari Raba Nadi