Suara.com - Para ilmuwan mengatakan virus corona varian Delta telah berlipat ganda. Baru-baru ini, mereka menemukan virus corona varian Delta plus yang juga dikhawatirkan akan lebih mudah menular.
Otoritas internasional telah menemukan virus corona varian Delta plus ini sudah menyebar ke negara lain. Sebelumnya, kasus virus corona varian Delta plus ini pertama kali ditemukan di seluruh wilayah India.
Berdasarkan hasil analisis 40 sampel dari 3 negara bagian, virus corona varian Delta plus ini sudah tersebar di 6 distrik. Adapun negara bagian India yang sudah terkena dampaknya, termasuk Kerala, Maharashtra dan Madhya Pradesh.
Beberapa pasien yang terinfeksi varian Delta plus atau setidaknya 16 orang berasal dari Maharashtra, sebuah wilayah yang meliputi pantai barat India yang mengalami pandemi virus corona Covid-19 terburuk.
Menurut entri di GISAID, kasus virus corona varian Delta plus yang diurutkan ini hanyalah beberapa dari banyak kasus di seluruh dunia. Sejauh ini, para peneliti telah membagikan 166 contoh kasus virus corona melalui database dan sampel ini berasal dari 9 negara, selain India.
Adapun beberapa negara yang sudah mendeteksi virus corona varian Delta plus dilansir dari Express, antara lain:
- Amerika Serikat
- Inggris
- Portugal
- Swiss
- Jepang
- Polandia
- Nepal
- Rusia
- China
Sekitar 41 kasus Delta plus sudah muncul di Inggris. Tapi, Public Health England (PHE) belum bisa membedakan antara virus corona varian Delta dan varian Delta plus.
Saat ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan virus corona varian Delta plus dengan varian Delta dasar. Bahkan, pemerintah India menyebut varian Delta plus ini menjadi varian perhatian.
Baca Juga: Penelitian Klaim Virus Corona Varian Delta Bisa Menular Hanya Dengan Berpapasan
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dokter Ungkap: Kreativitas MPASI Ternyata Kunci Atasi GTM, Perkenalkan Rasa Indonesia Sejak Dini
-
Solusi Bijak Agar Ibu Bekerja Bisa Tenang, Tanpa Harus Mengorbankan Kualitas Pengasuhan Anak
-
Dokter Saraf Ungkap Bahaya Penyalahgunaan Gas Tawa N2O pada Whip Pink: Ganggu Fungsi Otak!
-
Tidak Semua Orang Cocok di Gym Umum, Ini Tips untuk Olahraga Bagi 'Introvert'
-
Dehidrasi Ringan Bisa Berakibat Serius, Kenali Tanda dan Solusinya
-
Indonesia Masih Kekurangan Ahli Gizi, Anemia hingga Obesitas Masih Jadi PR Besar
-
Cedera Tendon Achilles: Jangan Abaikan Nyeri di Belakang Tumit
-
Super Flu: Ancaman Baru yang Perlu Diwaspadai
-
3D Echocardiography: Teknologi Kunci untuk Diagnosis dan Penanganan Penyakit Jantung Bawaan
-
Diam-Diam Menggerogoti Penglihatan: Saat Penyakit Mata Datang Tanpa Gejala di Era Layar Digital