Suara.com - Mungkin Anda sering merasakan pusing bahkan kelelahan usai bangun tidur. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai kebiasaan yang Anda lakukan sebelum tidur.
Melansir dari Healthshots, berikut beberapa kebiasaan sebelum tidur yang bisa bikin Anda kelelahan saat bangun, antara lain:
1. Paparan cahaya biru
Paparan biru bisa berasal dari ponsel, laptop, dan alat elektronik lainnya. Paparan ini bisa menekan sekresi melatonin, hormon yang membantu mengatur ritme sirkadian tubuh Anda. Hal ini membuat Anda lebih sulit untuk tidur nyenyak di malam hari dan membuat lelah keesokan harinya.
2. Depresi
Orang dengan depresi mungkin merasa sulit untuk tidur nyenyak dan tidur di malam hari. Mereka juga dapat mengalami kantuk di siang hari yang berlebihan. Orang-orang yang mengalami depresi kehilangan semua minat dalam semua kegiatan sehari-hari termasuk tidur.
3. Anemia
Memiliki kadar zat besi yang tidak mencukupi dalam darah Anda dapat membuat Anda merasa lelah ketika Anda tidur dan bangun keesokan paginya.
"Anda harus memastikan bahwa Anda melakukan diet kaya zat besi dan jika mungkin Anda juga dapat mengonsumsi suplemen zat besi tetapi hanya setelah berkonsultasi dengan dokter Anda. Anda bisa makan bayam, kismis, aprikot, kacang polong, kacang-kacangan, makanan laut, unggas, dan lainnya," ujar Dr Vikrant Shah, dokter konsultan dan spesialis penyakit infeksi di Rumah Sakit Multispesialisasi Zen, Mumbai.
Baca Juga: Bangun Tidur di Waktu yang Sama Tiap Hari Rupanya Sebabkan Efek Positif, Ini 5 Manfaatnya
4. Gaya hidup kurang gerak
Duduk dalam waktu lama dan tidak bergerak dapat menyebabkan kurang tidur dan akan membuat Anda merasa lelah setelah bangun tidur.
5. Dehidrasi
Dehidrasi cenderung mengurangi keberadaan asam amino dalam tubuh. Kondisi ini bisa menghasilkan melatonin. Tanpa melatonin yang cukup, seseorang akan gagal mendapatkan tidur malam yang nyenyak dan mungkin merasa lelah di siang hari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?