“Pastinya saya akan melakukan observasi, saya juga melihat apa diperlukan obat-obatan seperti kontrasepsi hormonal. Terakhir adalah melalui tindakan operasi. Itu juga terbagi dua. Operasi tanpa pengangkatan ovarium atau bila memang bersifat ganas, bisa diangkat ovariumnya saja, atau ovarium, rahin beserta tuba falopi. Semua itu kembali lagi tergantung tingkat keparahannya,” jelasnya.
Ada beberapa cara agar perempuan terhindar dari kanker organ reproduksi, yaitu menerapkan pola hidup sehat, seperti hindari pemakaian narkoba dengan jarum suntik, serta pola kehidupan seksual berisiko yang meningkatkan penyakit dan kanker organ reproduksi. Rutin melakukan pap smear dan HPV DNA test setiap 3 tahun sekali, rutin memeriksakan diri ke dokter yang berkompeten meski tidak ada keluhan minimal 1 tahun sekali, memerhatikan pola siklus haid apa ada perubahan pola siklus haid, perdarahan di luar siklus haid bahkan keluarnya cairan abnormal yang menjadi tanda kanker dari rahim.
Perhatikan bentuk/ kontur badan terutama daerah sekitar perut, benjolan abnormal pada perut yang membesar harus diwaspadai sebagai salah satu gejala kanker ovarium.
Jika Anda terdeteksi memiliki tumor atau kanker, cari informasi sebanyak mungkin agar pengobatan dapat dilakukan pada sumber yang kompeten dan dapat dipercaya. Pengobatan alternatif yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya hanya akan membuang waktu, biaya dan dapat membuat kondisi lebih parah sehubungan dengan kemampuan sel kanker yang progresif invasi atau menyebar ke organ lain.
Meski kista ovarium tidak menimbulkan gejala dan dapat menghilang dengan sendirinya. Anda perlu berhati-hati jika kista ovarium memiliki ukuran besar karena dapat menyebabkan nyeri perut bawah atau panggul (pelvik) yang dapat menyebar ke punggung bawah belakang, rasa penuh atau berat, konstipasi, rasa kembung mulas, nyeri saat berhubungan intim, mual bahkan muntah. Apabila Anda mengalami gejala seperti itu segera kunjungi dokter agar mendapatkan pertolongan dengan segera.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua
-
Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan
-
Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif
-
El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?
-
Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis
-
WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global
-
Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental
-
Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!
-
Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens
-
Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?