Suara.com - Banyak negara di dunia masih mengalami penambahan kasus positif Covid-19. Dikutip dari situs worldometers.info, dalam 24 jam terakhir ada 334.562 orang terkonfirmasi positif Covid-19 diseluruh dunia.
Demikian pula dengan angka kematian. Diseluruh dunia tercatat 6.018 orang meninggal dalam satu hari kemarin, setelah terinfeksi Covid-19.
Akumulasi jumlah kasus Covid-19 sejak awal pandemi hingga Selasa (6/7) pukul 07.30 WIB telah mencapai 184,91 juta. Sementara angka kematian genap 4 juta.
Dalam 24 jam terakhir, kasus positif Covid-19 harian terbanyak terjadi di India dengan jumlah 34.067 kasus. Disusul Indonesia yang kembali pecah rekor dengan laporan kasus baru mencapai 29.745 kasus.
Laporan kasus positif harian Indonesia bahkan lebih banyak dari beberapa negara di Amerika dan Eropa. Seperti Kolombia yang melaporkan 25.366 kasus, Brasil 22.703 kasus, bahkan Amerika Serikat 4.399 kasus.
Sedangkan di Eropa, kasus positif harian paling banyak terjadi di Inggris dengan jumlah 27.334 kasus. Disusul Rusia 24.353 kasus dan Spanyol 10.675 kasus.
Indonesia kini berada di peringkat 16 dunia dengan total kasus Covid-19 lebih dari 2,31 juta dan jumlah kematian sebanyak 61.140 jiwa.
Akibat lonjakan kasus positif virus corona selama beberapa pekan terakhir, jumlah kasus aktif Covid-19 juga meningkat hingga kini mencapai 309.999 kasus. Peningkatan kasus aktif itu juga tercermin dari penuhnya tingkat perawatan di rumah sakit.
Di beberapa daerah, terutama zona merah, tingkat keterisian rumah sakit rujukan Covid-19 melebihi 90 persen. Juga tak sedikit yang kekurangan tabung oksigen medis.
Baca Juga: Keras! Luhut Ancam 'Pemain' Obat Covid-19: Jual Mahal, Gudangnya Kami Razia
Satgas Penanganan Covid-19 menyebut mobilitas pemudik dan kedatangan tenaga kerja Indonesia dari negara lain menjadi beberapa faktor penyebab lonjakan kasus positif saat ini.
Selain itu, sejumlah varian baru virus corona yang telah menyebar di Indonesia juga membuat kasus positif meningkat tinggi. Terutama akibat penyebaran varian Delta yang berasal dari India.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia