Suara.com - Indonesia akan menggunakan vaksin Moderna asal Amerika Serikat sebagai suntikan ketiga bagi tenaga kesehatan. Menteri Kesehatan, Budi Gunadi mengatakan penggunaan vaksin Moderna ini sudah berdasarkan diskusi dengan Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI) dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
"Mengenai program ini, vaksin ketiga kepada tenaga kesehatan akan diberikan menggunakan Vaksin Moderna," ujar Menkes dalam konferensi pers dipantau via daring di Jakarta, Jumat (10/7/2021).
Budi Gunadi mengupayakan suntikan ketiga bagi tenaga kesehatan agar bisa konsentrasi bekerja. Selain itu, nakes juga golongan berisiko tertular virus corona paling tinggi karena merawat pasien Covid-19.
Menkes pun berharap vaksin ketiga dari Moderna ini bisa memberi kekebalan maksimal, terutama terhadap varian-varian virus corona Covid-19 yang sudah ada.
"Karena nakes setiap hari bertemu dengan virus yang tinggi kadarnya, mereka harus dilindungi. Penting untuk kita pahami vaksinasi ketiga hanya diberikan kepada nakes," ucapnya.
Lalu, apakah suntikan dosis ketiga dari vaksin Moderna cukup memberi kekebalan yang tinggi?
Moderna telah melaporkan data awal dari studi Fase II, yang menunjukkan bahwa suntikan tunggal vaksin Covid-19 dengan dosis 50µg, baik vaksin mRNA-1273 atau mRNA-1273.351 bisa meningkatkan respons titer antibodi penetralisir pada orang yang diinokulasi sebelumnya.
Respon tersebut diamati terhadap virus SARS-CoV-2 dan dua varian virus corona yang menjadi perhatian, yakni varian B.1.351 yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan dan varian P.1 yang ditemukan di Brasil.
Vaksin mRNA-1273 Covid-19 mengantongi izin penggunaan darurat untuk mencegah infeksi virus corona Covid-19 pada orang dewasa. Sedangkan dilansir dari Clinical Trials Arena, vaksin mRNA-1273.351 adalah kandidat vaksin booster berdasarkan varian B.1.351.
Baca Juga: Sherina Munaf Positif Covid-19, Benarkah Virus Corona Bisa Menular Lewat Paket?
Sementara, kandidat vaksin booster multivales yang disebut mRNA-1273.211 adalah kombinasi dari vaksin mRNA-1273 lus dan mRNA-1273.351 yang sedang dievaluasi.
Studi Fase II menilai tiga cara untuk meningkatkan titer penetralisir pada subjek yang sudah divaksinasi menggunakan suntikan tambahan dari vaksin mRNA-1273.351, mRNA-1273.211 dan 50µg mRNA-1273.
Data dari percobaan menunjukkan bahwa suntikan ketiga vaksin mRNA-1273.351 memberikan peningkatan penetralisir antibodi titer terhadap varian B.1.351 dibandingkan suntikan ketiga vaksin mRNA-1273.
Selebihnya, tingkat keamanan dan tolerabilitas pada suntikan ketiga dari 50 ofg vaksin mRNA-1273 atau mRNA-1273.351 seperti yang diperhatikan setelah dosis mRNA-1273 kedua dalam uji coba sebelumnya.
Vaksin Covid-19 yang menjadi kandidat untuk suntikan ketiga atau vaksin booster ini bisa ditoleransi baik dan efek sampingnya ringan hingga sedang.
Selain itu, vaksin mRNA-1273.351 memiliki profil reaktogenisitas yang lebih rendah dibandingkan dengan vaksin mRNA-1273 dalam uji coba Fase II ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu
-
Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa
-
Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif
-
Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak
-
Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat
-
Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan
-
Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan
-
96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan
-
Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak
-
Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan