Suara.com - Happy Hypoxia merupakan gejala covid-19 yang sering tak disadari oleh setiap orang dan dapat beresiko fatal. Gejala covid-19 happy hypoxia merupakan kondisi ketika kadar oksigen menurun tapi penderita sekilas terlihat normal.
Orang yang mengalami saturasi oksigen menurun akan mengalami sesak napas, terengah-engah, sakit kepala, gelisah, dan sebagian kulit terlihat kebiruan. Maka dari itu, di tengah pandemi covid-19 ini masyarakat perlu paham bagaimana gejala covid-19 happy hypoxia.
Temuan Kasus Gejala Covid-19 Happy Hypoxia
Laman resmi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia melaporkan beberapa kasus happy hypoxia sejak Maret 2020. Salah satu pasien dengan gejala covid-19 happy hypoxia dirawat di RS setempat.
Diketahui kadar saturasi oksigennya sudah menurun. Tapi kondisi fisiknya masih terlihat normal, dimana pasien dapat berjalan ke kamar mandi, mampu berbicara, dan tidak terlihat sesak napas.
Cara Mencegah Gejala Covid-19 Happy Hypoxia
Agar kita dapat mewaspadai gejala covid-19 happy hypoxia adalah dengan waspada ketika Anda merasakan tubuh tiba-tiba lemas. Terutama jika Anda tidak melakukan aktivitas yang menuntut Anda untuk menguras energi.
Perhatikan jari-jari kaki dan tangan Anda serta warna kulit di bibir. Jika ada perubahan warna menjadi cenderung kebiruan meskipun Anda tidak mengalami sesak nafas, Anda harus segera mencari pertolongan medis untuk terapi oksigen.
Gejala Covid-19 Happy Hypoxia
Baca Juga: Warga Makassar Meninggal Karena Happy Hypoxia, Begini Gejalanya
Penyebab utama terjadi gejala covid-19 happy hypoxia ialah karena pengentalan darah atau koagulasi yang meluas di jaringan pembuluh darah paru-paru. Oleh karenanya mengakibatkan hal-hal sebagai berikut:
- Tubuh lemas
- Bibir atau jari-jari mulai kebiruan
- Kadar saturasi oksigen tubuh turun dibawah 94 persen
Jika Anda merasakan dua dari tiga gejala covid-19 happy hypoxia di atas, segera konsultasikan ke pihak rumah sakit. Bila tidak dapat menjangkau rumah sakit dalam waktu singkat, segera ke klinik darurat atau puskesmas untuk mendapatkan pertolongan secepatnya.
Kontributor : Mutaya Saroh
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Listrik Paling Murah di 2026 untuk Harian, Harga Mulai Rp60 Jutaan
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 7 Sepatu Lari yang Awet untuk Pemakaian Lama, Nyaman dan Tahan Banting
- 63 Kode Redeem FF Max Terbaru 27 Maret 2026: Klaim Bundel Panther, AK47, dan Diamond
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil
-
Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya
-
2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik
-
Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien
-
Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini