Suara.com - Aktivitas fisik teratur dan olahraga terstruktur dapat bermanfaat bagi orang-orang dari segala usia. Manfaat ini termasuk peningkatan kesehatan secara keseluruhan, kebugaran dan kualitas hidup.
Selain itu juga pengurangan risiko kondisi kronis seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, demensia dan jenis kanker tertentu.
Namun bagaimana dengan pasien Covid-19 yang baru pulih?
Sebuah laporan baru-baru ini di The BMJ menyarankan bahwa sementara mungkin ada risiko tertentu yang terkait dengan memulai kembali aktivitas fisik setelah dirawat di rumah sakit karena Covid-19.
Orang yang mengalami gejala Covid-19 ringan hingga sedang dan tidak memerlukan rawat inap dapat melanjutkan aktivitas fisik sekitar satu minggu setelah gejala telah mereda.
Melansir dari Medical Xpress, disarankan agar orang-orang ini kembali beraktivitas secara bertahap, mungkin dimulai dengan satu minggu latihan peregangan dan penguatan otot tingkat rendah.
Anda dapat membangun olahraga dengan berjalan sambil menghindari latihan intensitas tinggi atau latihan berkepanjangan selama awal kembali ke aktivitas normal.
Mereka yang dirawat di rumah sakit harus mencari nasihat medis dari profesional perawatan kesehatan untuk menilai risiko mereka sebelum kembali beraktivitas.
Anda juga harus realistis tentang seberapa cepat Anda, jangan dipaksakan.
Baca Juga: Kegiatan Pelatihan Digital Marketing Kepada UMKM di Desa Licin Kab.Sumedang
Selain itu, mereka yang masih memiliki gejala Covid-19 yang kadang-kadang disebut sebagai sindrom gejala Covid-19 jangka panjang mungkin mengalami kesulitan yang lebih besar untuk kembali berolahraga.
Sekali lagi, orang-orang seperti ini harus mencari saran dari penyedia layanan kesehatan mereka sebelum kembali ke tingkat aktivitas olahraga sebelum Covid-19.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Presisi dan Personalisasi: Arah Baru Perawatan Kanker di Asia Tenggara
-
Lonjakan Kasus Kanker Global, Pencegahan dengan Bahan Alami Kian Dilirik
-
Cara Memilih dan Memakaikan Popok Dewasa untuk Cegah Iritasi pada Lansia
-
5 Fakta Keracunan MBG Cimahi: Pengelola Minta Maaf, Menu Ini Diduga Jadi Penyebab
-
4 Penjelasan Sains Puasa Membantu Tubuh Lebih Sehat: Autofagi, Insulin dan Kecerdasan
-
Mendampingi Anak Gamer: Antara Batasan, Keamanan, dan Literasi Digital
-
Selamat Tinggal Ruam! Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Mengeksplorasi Tanpa Batasan Kenyamanan
-
Tantangan Penanganan Kanker di Indonesia: Edukasi, Akses, dan Deteksi Dini
-
Virus Nipah Mengintai: Mengapa Kita Harus Waspada Meski Belum Ada Kasus di Indonesia?
-
Transformasi Layanan Kesehatan Bawa Semarang jadi Kota Paling Berkelanjutan Ketiga se-Indonesia