Suara.com - Selama dua minggu terakhir, angka infeksi Covid-19 di Indonesia terus merangkak naik. Kemarin Rabu (14/7/2021), kasus positif harian tercatat menyentuh angka 54.517 kasus, terbanyak kedua di dunia setelah Brasil.
Rekor tersebut dinilai belum mencapai puncak infeksi Covid-19. Dikatakan epidemiolog dr. Tonang Dwi Ardyanto, jika tidak berhati-hati, angka kasus harian di Indonesia bisa mencapai 100 ribu per hari.
"Semoga tidak sampai 100 ribu. Walaupun juga saya khawatir, memang logis untuk diperkirakan. Tetapi kan kita berdoa semoga tidak. Terus terang ini harapan. Tapi kalau secara realistis kajian ilmiah kemungkinan besar ke arah sana," katanya saat dihubungi suara.com, Kamis (15/7/2021).
Belajar dari tsunami Covid-19 yang pernah terjadi di India, dokter Tonang menjelaskan bahwa negara itu mengalami lonjakan kasus positif hingga 40 kali lipat dari laporan kasus terendahnya.
Sementara di Indonesia kasus positif harian terendah sempat terjadi selama sepekan hanya sekitar 3.500 kasus yang dilaporkan. Meski begitu, ia berharap tentu lonjakan kasus Indonesia tidak seburuk di India.
Menurutnya, dengan diberlakukannya PPKM darurat saat ini, seharusnya bisa mencegah lonjakan kasus positif semakin parah. Tetapi dengan catatan, PPKM darurat dilaksanakn dengan serius oleh masyarakat. Juga kepastian dari pemerintah bahwa wabah bisa dikendalikan.
"Kalau PPKM kita jalankan benar-benar serius dengan segala konsekuensinya, maksud saya konsekuensi bagi masyarakat tentu terganggu aktivitasnya itu tidak bisa kita hindari."
"Konsekuensi dari pemerintah juga harus menjamin benar bahwa masyarakat diminta untuk bersabar menahan diri. Itu yang harus kita tegakkan. Pemerintah juga harus sanggup membuktikan, memberikan harapan yang terukur bahwa nantinya akan bisa kita kendalikan," tuturnya.
Total kasus Covid-19 di Indonesia saat ini telah mencapai 2,67 juta. Dikutip pada situs worldometers.info, kasus positif harian di Indonesia dalam sepekan terakhir meningkat hingga 45 persen.
Baca Juga: Prokes Ketat, Gibran Dihantam Varian Delta? Ini Penjelasan Satgas Covid-19
Dari dua pekan sebelumnya tercatat kasus baru sebanyak 201.125 dalam tujuh hari. Namun semakin meningkat dalam sepekan terakhir menjadi 290.649 kasus dalan tujuh hari. Artinya rata-rata kasus per hari bertambah sekitar 41.520 kasus.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit
-
Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak
-
Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini
-
Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi
-
Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!
-
Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman
-
Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi
-
Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga