Suara.com - Sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa kebanyakan hubungan yang baik bermula dari persahabatan. Studi tersebut disusun oleh para peneliti dari University of Victoria di Kanada.
Melansir dari Medicinenet, penelitian baru menunjukkan bahwa lebih dari dua pertiga dari semua hubungan romantis dimulai sebagai persahabatan.
"Kami mulai mengajukan pertanyaan itu dalam banyak penelitian yang kami lakukan dan seiring waktu menjadi sangat jelas bagi kami bahwa kebanyakan orang berteman dengan pasangan romantis mereka sebelum mereka menjadi menjalin hubungan," kata penulis studi Stinson, seorang profesor psikologi di University of Victoria di Kanada.
Untuk studi baru, tim Stinson menganalisis data dari hampir 1.900 mahasiswa dan orang dewasa. Para peneliti menemukan bahwa untuk 68 persen, hubungan mereka saat ini atau yang terbaru dimulai dari persahabatan.
"Hubungan sangat penting bagi kehidupan orang. Orang ingin memilih pasangan yang baik. Mereka ingin membuat pilihan yang akan membantu mendukung kesejahteraan mereka, tujuan mereka, semua hal semacam ini," kata Stinson.
"Psikolog sosial ingin membantu mereka melakukan itu. Kami ingin memahami bagaimana melakukannya. Jadi, saya pikir kita perlu mulai mempelajari cara inisiasi hubungan yang telah kita abaikan untuk waktu yang sangat lama," imbuhnya.
Di antara mahasiswa yang ditanyai oleh tim peneliti ini, banyak yang berteman selama satu hingga dua tahun sebelum menjadi pasangan. Ini menunjukkan bahwa mereka adalah teman yang benar-benar platonis, menurut penelitian tersebut.
Sebagian besar mengatakan mereka tidak memasuki pertemanan dengan niat atau ketertarikan romantis. "Persis apa arti persahabatan juga bisa luas dan sangat berbeda dari orang ke orang," kata Stinson.
Ada kemungkinan bahwa kedekatan mungkin memainkan peran. Juga, orang-orang yang mempelajari hubungan jangka panjang dan apa yang membuat mereka sukses telah menemukan bahwa hubungan tersebut dapat dibangun di atas sesuatu yang disebut keintiman berbasis persahabatan.
Baca Juga: Viral Pasangan Tetap Santai Main Suit saat Restoran Kena Razia, Dunia Milik Berdua
"Ikatan persahabatan semacam itu antara pasangan romantis adalah dasar dari hubungan romantis yang baik," kata Stinson.
Temuan ini dipublikasikan secara online pada 12 Juli di jurnal Social Psychological and Personality Science.
"Dalam ilmu hubungan, para ahli sering mengatakan bahwa cinta yang penuh gairah akan membuat orang menikah, tetapi yang membuat orang tetap menikah tahan lama adalah cinta dari persahabatan," kata Gary Lewandowski Jr., seorang profesor di departemen psikologi di Universitas Monmouth di West Long Branch, NJ. Dia tidak terlibat dalam penelitian ini.
"Pasangan ini bisa menikmati menghabiskan waktu bersama dan rukun. Ini didasarkan pada saling menghormati, kepercayaan, kebaikan, dan kepedulian," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- 5 Sunscreen Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Segala Usia
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- 3 HP Murah Rp1 Jutaan RAM 8 GB April 2026 untuk Multitasking Lancar
Pilihan
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
-
Sidoarjo Mencekam! Tim Jibom Turun Tangan Selidiki Ledakan Maut di Pabrik Baja Waru
-
Siap-siap, Kejari Sleman Beri Sinyal Tersangka Baru Kasus Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Belajar Empati dari Peristiwa Motor Terbakar di SPBU Sriwijaya, Pakai APAR Tidak Perlu Izin
Terkini
-
Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan
-
Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD
-
17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi
-
Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran
-
Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit
-
Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata
-
Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia
-
Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien
-
Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia
-
Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya