Tak perlu memilih atau menunggu vaksin tertentu, segera lakukan vaksinasi apabila kuotanya masih tersedia. Semakin banyak orang yang divaksin, herd immunity akan segera terbentuk.
3. Sering mencuci tangan
Pencegahan Covid-19 selanjutnya adalah tetap menerapkan kebiasaan mencuci tangan. Sebab droplets dan partikel aeroso yang menyebarkan Covid-19 juga bisa mendarat di permukaan benda.
Meski para ahli mengatakan cara penularan ini bukanlah yang utama, tetap penting untuk melakukan langkah preventif. Cucilah tangan terutama pada waktu seperti sebelum makan, sebelum menyentuh wajah, dan setelah dari kamar mandi.
Selalu bawa hand sanitizer ke mana pun Anda pergi untuk mengantisipasi jika tidak ada akses cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
4. Hindari kumpul dan jalan-jalan tidak perlu
Salah satu cara terpenting untuk mencegah penyebaran Covid-19 adalah dengan mengurangi jumlah waktu nongkrong dengan orang di luar rumah Anda. Itu bisa termasuk teman, sahabat, rekan kerja, keluarga jauh dan lainnya.
Intinya, hindari dulu berkumpul dengan sejumlah kecil orang maupun dalam kerumunan yang lebih besar.
Kerumunan itu menimbulkan risiko karena memiliki lebih banyak orang di satu area membuat seseorang lebih mungkin terkena Covid-19. Dan jika menyebar, lebih banyak orang berisiko terkena infeksi. Virus ini juga lebih mungkin menyebar di antara orang-orang yang berada dalam jarak dekat.
Baca Juga: Masa Inkubasi Covid-19: Apa Arti, Berapa Hari, dan Apa Gejala Setelah Terpapar?
Jika terpaksa harus bertemu orang lain di luar rumah, selalu kenakan masker dan hindari kontak fisik dengan jaga jarak.
5. Menjaga jarak
Para ahli sepakat bahwa penyebaran utama virus corona Covid-19 adalah melalui transmisi droplet. Hal ini terjadi ketika seseorang yang terinfeksi virus tersebut batuk, bersin, berbicara, atau berteriak, yang menyebabkan mereka mengeluarkan tetesan pernapasan yang dapat mengandung virus.
Orang lain yang ada di dekatnya kemudian dapat menghirup tetesan, atau tetesan itu dapat mendarat di mata, hidung, atau mulut lalu menginfeksi mereka.
Dengan menjaga jarak setidaknya 6 kaki atau 2 meter, mengurangi kemungkinan droplet pernapasan yang mengandung virus akan mengenai Anda, begitupun sebaliknya.
6. Perhatikan ventilasi yang baik
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda
-
Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini
-
Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif
-
Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan
-
Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak
-
Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua
-
Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat
-
Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?
-
Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty
-
Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit