Suara.com - Penting untuk kaum perempuan ketahui -- terutama yang mengidap kista rahim, resep dan tips sehat yang dikemukakan Dokter Zaidul Akbar tentang tanaman obat atau herbal yang bisa membantu mengatasi kista rahim.
Perlu diketahui, kista adalah sejenis benjolan berisi cairan, udara atau zat padat di bawah kulit. Kista bisa tumbuh di bagian tubuh manapun termasuk rahim yang disebut kista rahim.
Menurut Dokter Zaidul Akbar ada beberapa herbal yang bisa membantu menghilangkan kista rahim.
Dokter Zaidul mengatakan siapkan resep detoks rahim yang terdiri dari dua butir cengkeh, jahe, ketumbar, kapulaga, kayu manis, madu secukupnya, dan satu batang serai.
"Ada juga ultimate kunyit, yang isinya kunyit yang ditambah serai, kasih jeruk nipis itu juga bisa. Biasanya dengan pola-pola begini kista akan hilang dengan sendirinya," ujarnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip Suara.com.
Namun resep dan racikan herbal tersebut, lanjut Dokter Zaidul Akbar, akan percuma jika tidak dibarengi dengan menghilangkan pengganggu pengobatan kista. Pengganggu yang dimaksud adalah pola atau gaya hidup yang bisa memicu timbulnya kista, yaitu masalah pencernaan.
"Perlu pahami bahwa kista adalah masalah yang ada pada rahim dan itu asalnya berasal dari pencernaan atau perut yang bermasalah atau usus yang bocor atau leaky gut," terangnya lebih lanjut.
Selain mengonsumsi herbal, Dokter Zaidul menganjurkan untuk menjalankan 4 gaya hidup sehat yang bisa membantu menghilangkan kista rahim:
1. Puasa Senin-Kamis atau Puasa Daud
Dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro (Undip) itu menyarankan sebelum mengonsumsi herbal untuk kista, rutin lakukan puasa sunnah (Senin-Kamis) atau puasa Daud selama tiga bulan itu recovery cell atau perbaikan sel.
Baca Juga: Dikenal Sehat, Dokter Zaidul Akbar Justru Tidak Sarankan Konsumsi Kelapa Bakar, Mengapa?
Melalui puasa, maka sel yang rusak di usus penyebab kista rahim akan memperbaiki diri dan kembali menjadi sel sehat.
2. Hindari makanan mengandung hormon
Dokter penggagas konsep Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu juga mengatakan bagaimana kista terbentuk akibat hormon yang tidak stabil, khususnya hormon ekstrogen yang tinggi. Maka ia menyarankan untuk menghindari daging sapi atau ayam yang mendapat suntikan hormon.
"Daging yang disuntik dengan hormon itu distop. Atau distop di sekitar yang disebut endocrine disruptor," tutur Dr. Zaidul.
Endocrine disrupting chemicals atau EDC adalah zat kimia yang dapat mengganggu fungsi hormon normal pada manusia atau hewan. Zat kimia pengganggu hormon juga kata Dokter Zaidul, banyak terkandung dalam kosmetik.
"Jadi hati-hati dengan bahan endocrine disruptor, termasuk pada kosmetik berpotensi memicu kanker pada tubuh seseorang," imbuhnya.
3. Clean Eating atau pola makan untuk memelihara tubuh
Salah satunya dengan menghindari makan makanan olahan, berlemak atau aneka tepung dan tinggi gula pasir.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Terbaik di Bawah Rp1,5 Juta, Performa Awet untuk Jangka Panjang
- Langkah Progresif NTT: Program Baru Berhasil Hentikan Perdagangan Daging Anjing di Kupang
- Promo THR Alfamart Maret 2026: Sirup Marjan dan Biskuit Lebaran Diskon Gila-gilaan, Mulai 6 Ribuan
- 5 Mobil Bekas untuk Jangka Panjang: Awet, Irit, Pajak Ringan, dan Ramah Kantong
- Promo Kue Kaleng Lebaran Indomaret Alfamart Terbaru, Harga Serba Rp15 Ribuan
Pilihan
-
Teror di Rumah Wali Kota New York Zohran Mamdani: Dua Remaja Lempar Bom Rakitan
-
Trump Bilang Perang Segera Selesai, Iran: Ngaku Saja, Amunisi Kalian Sudah Mau Habis
-
Selain Bupati, KPK Juga Gelandang Wabup Rejang Lebong ke Jakarta Usai OTT
-
Patuhi Perintah Trump, Australia Kasih Suaka ke 5 Pemain Timnas Putri Iran
-
Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
Terkini
-
Jaga Gula Darah Seharian, Penderita Diabetes Wajib Atur Pola Makan
-
Menjaga Hidrasi Saat Puasa, Kunci Tetap Bugar di Tengah Aktivitas Ramadan
-
Puasa Ramadan Jadi Tantangan bagi Penderita Diabetes, Begini Cara Mengelolanya
-
Kulit Sensitif dan Rentan Iritasi, Bayi Butuh Perawatan Khusus Sejak Dini
-
Glaukoma Bisa Sebabkan Kebutaan Tanpa Gejala, Ini Hal-Hal yang Perlu Diketahui
-
Mengenal Operasi TAVI, Prosedur Jantung Modern Minimal Invasif yang Kini Hadir di Bali
-
Pentingnya Menjaga Kualitas Air Minum Isi Ulang agar Aman Dikonsumsi
-
Orang Tua Waspada! Ini Tanda Gangguan Pertumbuhan pada Anak: Pengaruh Hingga Dewasa
-
Vaksin Campak Apakah Gratis? Ini Ketentuannya
-
Tak Hanya Puasa, Kemenkes RI Sarankan Kurangi Garam, Gula, dan Lemak saat Ramadan