Suara.com - Setidaknya sudah ada empat provinsi di Indonesia yang memiliki cakupan vaksinasi Covid-19 mencapai 50 persen.
Dikatakan Kementerian Kesehatan, empat provinsi ini menjadi provinsi yang paling cepat menyuntikan vaksin Covid-19 ke masyarakat.
Empat provinsi tersebut adalah DKI Jakarta, Kepulauan Riau, Bali, dan Sulawesi Utara.
"Vaksinasi sudah di atas angka 50 persen. Daerah-daerah lain, karena memang tergantung ketersediaan vaksin, masih berusaha untuk segera mengejar target pengerjaan vaksinasi," kata Juru bicara vaksinasi Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi dalam konferensi pers daring Satgas Penanganan Covid-19, Selasa (27/7/2021).
Nadia mengatakan, percepatan program vaksinasi bisa dilakukan seiring perluasan imunisasi yang bisa dilakukan pada semua kelompok usia 18 tahun ke atas.
Di beberapa daerah, programan vaksinasi remaja usia 12-17 tahun juga sudah berjalan. Diakui Nadia, kecepatan vaksinasi setiap daerah memang berbeda-beda.
"Pencapaian vaksinasi ini sangat tergantung dengan ketersediaan vaksin. Jadi rata-rata semua daerah sudah menghabiskan stok dosis vaksin karena memang sejak Juli ini vaksinasi dibuka untuk seluruh kelompok masyarakat di atas usia 18 tahun. Bahkan untuk yang remaja juga sudah kita lakukan," katanya.
Secara nasional, vaksinasi Covid-19 telah diberikan sebanyak 63 juta dosis, dari target 416 juta dosis yang harus disuntikan kepada 208,2 juta populasi.
Nadia menjabarkan, dari 63 juta dosis tersebut, 45 juta di antaranya merupakan dosis pertama dan 18 juta lainnya utuk dosis kedua. Menurut Nadia, jumlah tersebut sudah cukup banyak, meski masih jauh dari target.
Baca Juga: Begini Cara Warga Disabilitas Tanpa NIK Bisa Peroleh Vaksin Covid-19
"Kita berusaha untuk berikan vaksinasi kepada total 208,2 juta, dari awal 181 juta (populasi). Tapi ada penambahan usia 12 sampai 17 tahun ini tentu menjadi penambahan target," ucapnya.
Mengenai stok vaksin, Nadia memastikan Indonesia telah mendapat banyak kiriman vaksin dari berbagai produsen selama bulan Juli, dengan jumlah total 54 juta dosis vaksin.
Pemerintah berjanji, pengiriman akan terus dilakukan hingga akhir tahun, bahkan dengan jumlah yang terus meningkat.
"Agustus nanti kurang lebih akan ada 60 juta dosis. September juga 60 juta dosis dan Oktober, November, Desember ada sekitar 70 juta dosis," pungkas Nadia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
5 Obat Sakit Lutut Terbaik untuk Usia di Atas 50 Tahun, Harga Mulai Rp 13 Ribu
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Kesehatan Anak Dimulai Sejak Dini: Gizi, Anemia, dan Masalah Pencernaan Tak Boleh Diabaikan
-
Krisis Senyap Pascabencana: Ribuan Pasien Diabetes di Aceh dan Sumut Terancam Kehilangan Insulin
-
Fakta Super Flu Ditemukan di Indonesia, Apa Bedanya dengan Flu Biasa?
-
Soroti Isu Perempuan hingga Diskriminasi, IHDC buat Kajian Soroti Partisipasi Kesehatan Indonesia
-
Mengapa Layanan Wellness dan Preventif Jadi Kunci Hidup Sehat di 2026
-
Ancaman Kuman dari Botol Susu dan Peralatan Makan Bayi yang Sering Diabaikan
-
Terlalu Sibuk Kerja Hingga Lupa Kesehatan? Ini Isu 'Tak Terlihat' Pria Produktif yang Berbahaya
-
Lebih dari Separuh Anak Terdampak Gempa Poso Alami Kecemasan, Ini Pentingnya Dukungan Psikososial