Suara.com - Kriteria sembuh Covid-19 perlu diketahui oleh penderitanya terutama bagi mereka yang menjalani isolasi mandiri atau isoman di rumah. Sehingga masyarakat bisa secara langsung mengetahui ketika mereka sudah pulih dari infeksi virus tersebut.
Meski demikian masyarakat tetap dihimbau menerapkan prokes dengan ketat selama pandemi covid-19 masih berlangsung. Lalu apa saja kriteria sembuh Covid-19?
Kriteria sembuh Covid-19 ini sendiri disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam di Surabaya, dr. RA Adaninggar, SpPD melalui ABC Indonesia. Setidaknya ada dua syarat atau kriteria yang harus dipenuhi untuk seorang penderita Covid-19 dinyatakan sembuh.
Kriteria Sembuh Covid-19
1. Telah melewati masa penularan
Dilansir oleh WHO dan Kemenkes secara langsung, bahwa masa penularan Covid-19 sendiri berlangsung selama 10 hari. Maka dari itu, isolasi mandiri yang disarankan adalah 10 hari atau lebih, untuk memastikan virus sudah tak lagi menular melalui media yang mungkin digunakan.
2. Gejala klinis pada penderita sudah benar-benar hilang
Gejala ini misalnya seperti demam tinggi, batuk kering, rasa lelah terus menerus, nyeri tenggorokan, diare, mata merah, sakit kepala, anosmia, dan lain-lain. Jika gejala-gejala ini sudah hilang selama 10 hari isolasi mandiri, maka penderita bisa dikatakan sembuh dari Covid-19.
Namun jika penderita masih mengalami gejala covid-19 padahal sudah menjalani isoman selama waktu yang ditentukan, maka segera konsultasi ke dokter.
Baca Juga: Buat Kamu yang Sudah Vaksinasi, Berikut Cara Cetak Sertifikat Vaksin PeduliLindungi
Jika anda dinyatakan sudah masuk dalam kriteria sembuh Covid-19, maka apa hal yang perlu dilakukan setelah isoman?
Pengecekan Kembali
Sebenarnya, pengecekan kembali setelah masa isolasi mandiri selama 10 hari ditambah 3 hari ini tidak diperlukan, untuk penderita Covid-19 dengan gejala ringan atau orang tanpa gejala. Namun untuk orang yang bergejala sedang atau berat yang harus mendapat perawatan serius di rumah sakit, maka pengecekan diperlukan untuk memastikan pulihnya kondisi tubuh dari serangan virus tersebut.
Berbeda dengan OTG atau orang bergejala ringan, penderita Covid-19 dengan gejala sedang sampai berat direkomendasikan mengunjungi rumah sakit untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif guna pemulihan yang dilakukan.
Dua kriteria sembuh Covid-19 di atas semoga bisa jadi informasi yang menarik dan berguna untuk Anda. Semoga semua segera pulih, dan Indonesia bisa lekas terbebas dari Covid-19 ini. Sukseskan program vaksinasi dan terapkan prokes ketat setiap saat!
Kontributor : I Made Rendika Ardian
Berita Terkait
-
Buat Kamu yang Sudah Vaksinasi, Berikut Cara Cetak Sertifikat Vaksin PeduliLindungi
-
Percepat Cakupan Vaksinasi, Suntik Vaksin Covid-19 Dilakukan Door to Door
-
Duh! Kasus Kematian Karena Covid-19 di Jateng Tertinggi Kedua Nasional
-
Mahasiswa UIN Walisongo Gelar Konser Dadakan untuk Hibur Pasien Covid-19
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- 5 Sunscreen Wardah Terlaris di Shopee Mulai Rp30 Ribuan, Ini Kandungan dan Manfaatnya
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!