Suara.com - Setiap perempuan mengalami banyak perubahan sepanjang hidupnya. Perubahan ini bisa fisik atau mental. Dari segi fisik, salah satu perubahan besar yang terjadi pada tubuh perempuan adalah ketika seorang gadis memasuki masa puber atau mencapai usia remaja, ditadai dengan menstruasi.
Melansir dari Healthshots, biasanya seorang perempuan mengalami menstruasi pertamanya ketika dia berusia sekitar 12 atau 13 tahun. Lalu, normalkah alami menstruasi sebelum usai 12 tahun?
Ada begitu banyak kasus perempuan yang mendapatkan menstruasi pertama mereka antara usia 10 hingga 12 tahun. Jika itu masalahnya, kemungkinan Anda akan menderita lebih banyak masalah di tahap menopause.
Sebuah penelitian dalam BJOG: an International Journal of Obstetrics & Gynaecology yang dipimpin oleh School of Public Health, University of Queensland (UQ), menemukan bahwa perempuan yang mengalami menstruasi dini memiliki risiko lebih besar untuk sering merasa panas dan berkeringat di malam hari saat menopause dibandingkan pada peremouan yang mengalami menstruasi pertama pada usia 14 tahun.
Studi ini menganalisis data dari lebih dari 18.000 perempuan paruh baya di Inggris, Amerika Serikat, dan Australia, sebagai bagian dari kolaborasi internasional Life-course Approach to Reproductive Health and Chronic Disease Events (InterLACE). Kelompok perempuan dibandingkan dengan wanita yang mengalami menstruasi pertama pada usia 14 tahun atau lebih.
Studi ini mengungkapkan bahwa tidak hanya perempuan yang mengalami menstruasi dini, tetapi mereka yang kelebihan berat badan atau obesitas di usia paruh baya juga berisiko dua kali lebih besar mengalami peningkatan gejala menopause.
Menstruasi dini sebelumnya telah dikaitkan dengan kondisi kesehatan yang merugikan di kemudian hari, termasuk diabetes tipe 2 dan penyakit kardiovaskular.
Meskipun Anda tidak dapat mengontrol usia saat Anda mendapatkan menstruasi, apa yang dapat Anda lakukan sebagai orang dewasa adalah menjaga kesehatan Anda dengan lebih baik untuk memastikan menopause adalah urusan yang relatif mudah bagi Anda.
Baca Juga: Bebas Kram Menstruasi, Ini 7 Hal yang Harus Kamu Persiapkan di Hari Pertama
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien
-
Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia
-
Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif
-
Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19
-
Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?
-
Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai
-
Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien
-
Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi
-
Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan
-
Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!